Bentuk Koperasi Nelayan, Prabowo: Mereka Melaut Bawa Es, Punya Gudang Pendingin

  • 13 Jul 2026 03:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KDKMP akan menjadi pusat pelayanan ekonomi terpadu dengan fasilitas kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, dan apotek desa dengan obat generik yang lebih murah.
  • Pemerintah akan membangun gudang logistik, cold storage, dan infrastruktur penyimpanan untuk mencegah hasil tani dan ikan cepat rusak sebelum dipasarkan.
  • Koperasi nelayan akan dilengkapi gudang pendingin dan pabrik es untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia, dengan kapal-kapal besar yang dimiliki koperasi dan dicicil dari hasil tangkapan.
  • Semua barang bersubsidi akan disalurkan melalui KDKMP untuk memastikan tepat sasaran dan tidak diperjualbelikan secara bebas di pasaran.

RRI.CO.ID, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi terpadu. Kopdes tidak hanya melayani kebutuhan umum masyarakat, tetapi juga memperkuat sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan secara terintegrasi di berbagai wilayah.

Presiden menjelaskan KDKMP akan dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa. Mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga infrastruktur logistik dan penyimpanan hasil produksi.

"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota," ujar Presiden Prabowo saat berpidato pada acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu 12 Juli 2026.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun gudang logistik dan ruang pendingin (cold storage) agar hasil tani tidak cepat rusak sebelum dipasarkan. "Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak, dan berbagai layanan ekonomi lainnya," katanya.

Prabowo juga menegaskan seluruh barang bersubsidi nantinya akan disalurkan melalui KDKMP agar tidak diperjualbelikan secara bebas. Hal ini untuk memastikan warga yang menerima subsidi benar-benar tepat sasaran.

"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan, supaya yang membutuhkan benar-benar menerima," ujar Prabowo.

Tak hanya menyasar sektor pertanian, pemerintah juga akan membentuk koperasi nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Hal itu berguna untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Prabowo mengatakan untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, koperasi nelayan akan memiliki gudang pendingin dan pabrik es. Sehingga hasil tangkapan dapat bertahan lebih lama.

"Kita juga akan buka desa-desa dan koperasi-koperasi nelayan untuk pertama kali dalam sejarah. Nelayan-nelayan kita urus, mereka juga akan punya gudang pendingin supaya ikan mereka bertahan. Untuk pertama kali, mereka akan punya pabrik es supaya mereka melaut bawa es," ujarnya.

Selain itu, pemerintah akan menyediakan kapal-kapal berukuran besar yang akan dimiliki dan dikelola langsung oleh koperasi nelayan. Namun, bantuan tersebut bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan melalui skema pembiayaan yang dikembalikan secara bertahap dari hasil usaha para nelayan.

"Kita akan bagi kapal-kapal besar untuk tiap desa nelayan yang akan dikerjakan, yang akan dimiliki dan dikerjakan oleh koperasi-koperasi nelayan itu sendiri. Dan mereka bukan terima hadiah, mereka cicil kembali dari hasil tangkapan ikan mereka. Jadi uang di desa nelayan, uang di desa-desa ini, koperasi adalah uang pinjaman yang akan dibayar kembali," kata Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....