Wamenlu: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog untuk Penyelesaian Konflik Myanmar

  • 16 Jul 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya memfasilitasi dialog guna mendukung penyelesaian konflik di Myanmar
  • Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan Indonesia sejak awal konflik konsisten mendorong terciptanya perdamaian dan rekonsiliasi di Myanmar

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya memfasilitasi dialog guna mendukung penyelesaian konflik di Myanmar. Indonesia juga siap apabila diperlukan menjadi tuan rumah pertemuan antara pihak-pihak yang bertikai.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir mengatakan Indonesia sejak awal konflik konsisten mendorong terciptanya perdamaian dan rekonsiliasi di Myanmar. Hal itu dilakukan melalui berbagai upaya diplomatik.

Menurutnya, Indonesia pernah menjadi tuan rumah pertemuan di Sekretariat ASEAN yang menghasilkan Five-Point Consensus. Dimana hingga kini tetap menjadi acuan utama ASEAN dalam mendorong penyelesaian krisis di Myanmar.

Menurutnya hal tersebut terlihat dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Bangkok pada 12 Juli lalu. Ia menyebut negara-negara anggota kembali menegaskan komitmen untuk mengupayakan rekonsiliasi dengan tetap berpedoman pada Five-Point Consensus.

“Selain melalui forum ASEAN, Indonesia juga terus menjalin komunikasi dan memfasilitasi pertemuan dengan berbagai pihak di Myanmar. Termasuk pemerintah yang dipimpin militer serta kelompok-kelompok etnis dan pihak oposisi, guna membuka ruang dialog,” kata Wamenlu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Adapun pertemuan tersebut diinisiasi oleh Filipina, sebagai pemegang keketuaan ASEAN tahun ini. Filipina bekerja sama dengan Thailand sebagai tuan rumah dialog tersebut.

Pertemuan tersebut adalah untuk menindaklanjuti pembahasan soal Myanmar pada KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, awal Mei 2026. Selain itu pertemuan lanjutan Menlu se-ASEAN secara daring pada 21 Mei 2026.

Dialog di Bangkok tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menlu RI ke Naypyidaw, Myanmar, pada 8 Juni 2026.

Menurut Kemlu RI, pertemuan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi soal perkembangan terkini di Myanmar serta mengidentifikasi langkah ASEAN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....