KSPEAN Papua Selatan Dipercepat, Menko Pangan Serap Aspirasi Daerah
- 15 Jul 2026 02:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Pangan memimpin Rakorda percepatan pembangunan KSPEAN Papua Selatan di Merauke untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat adat
- Pemerintah menegaskan pembangunan KSPEAN diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air nasional
- Masyarakat adat menyatakan dukungan terhadap pengembangan KSPEAN dengan harapan Papua menjadi lumbung pangan kawasan Asia Pasifik
- Pemerintah meninjau progres pembangunan infrastruktur, termasuk pelabuhan, irigasi, jalan, dan program cetak sawah yang ditargetkan mulai panen akhir 2026
- Menko Pangan memastikan aspirasi daerah akan dibawa kepada Presiden sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan
RRI.CO.ID, Merauke – Menteri Koordinator Bidang Pangan memimpin Rapat Koordinasi Daerah percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Papua Selatan di Merauke, Selasa 14 Juli 2026. Rakorda menjadi forum menyerap aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat adat untuk mempercepat pembangunan kawasan.
Rakorda dihadiri Bupati Merauke, Bupati Boven Digoel, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi dan Asmat, serta para ketua masyarakat adat. Pertemuan membahas perkembangan pembangunan KSPEAN, penanganan masyarakat terdampak, dan langkah percepatan pembangunan berkelanjutan.
Menko Pangan menegaskan pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah memilih mendengar langsung aspirasi daerah sebelum mengambil keputusan lanjutan.
"Saya tidak ingin banyak bicara, saya ingin lebih banyak mendengar. Sampaikan saja aspirasinya. Saya akan bawa kepada Bapak Presiden," ucap Menko Pangan.
Ia mengatakan KSPEAN Papua Selatan diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur. Kawasan tersebut juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan, protein, dan energi nasional.
"Hadirnya KSPEAN Papua Selatan akan menjadi kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur. KSPEAN dibangun untuk kemajuan Papua," katanya.
Menurut Menko Pangan, pengembangan kawasan akan membuat kebutuhan pangan Papua hingga Maluku dipenuhi dari wilayah Papua sendiri. Langkah tersebut diharapkan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menekan harga pangan.
Dalam forum dialog, Ketua Masyarakat Adat Fredi Gebze menyatakan dukungannya terhadap pembangunan KSPEAN Papua Selatan. Ia berharap kawasan tersebut menjadi penggerak kemajuan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Papua di kawasan Asia Pasifik.
"Kami berharap KSPEAN Papua Selatan menjadi primadona dan menjadikan Papua sebagai lumbung pangan kawasan Asia Pasifik," kata Fredi Gebze.
Pemerintah mengembangkan KSPEAN secara bertahap melalui empat sektor utama. Program meliputi kawasan tanaman pangan seluas 548.059 hektare, perkebunan kelapa sawit, perkebunan tebu, serta peternakan sapi dan kerbau.
Pengembangan kawasan tersebut diproyeksikan mendukung peningkatan Indeks Ketahanan Pangan Indonesia dari 73,2 pada 2025 menjadi 82 pada 2029. Sementara Indeks Ketahanan Energi Nasional ditargetkan meningkat dari 6,77 menjadi 6,95 pada periode yang sama.
Usai rapat, Menko Pangan bersama jajaran kementerian dan pemerintah daerah meninjau lokasi pembangunan KSPEAN. Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan infrastruktur strategis berjalan sesuai target.
Pelabuhan pendukung kawasan telah selesai dibangun dan mulai beroperasi. Pembangunan jaringan irigasi mencapai 27 persen dari target 110 kilometer, sedangkan infrastruktur pengendali banjir telah mencapai 30 persen.
Pembangunan ruas jalan Wanam–Muting telah terealisasi sepanjang 35 kilometer dari target 138 kilometer. Di sektor pertanian, program cetak sawah telah terlaksana sekitar 200 hingga 300 hektare.
Pemerintah menargetkan sebagian lahan yang telah ditanami mulai memasuki masa panen pada Oktober hingga Desember 2026. Panen tersebut diharapkan menjadi awal produksi pangan dari kawasan KSPEAN Papua Selatan.
Menutup rangkaian kegiatan, Menko Pangan menegaskan percepatan pembangunan KSPEAN merupakan upaya pemerintah menghadirkan pemerataan pembangunan di Tanah Papua. Pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....