MPLS Sejumlah SDN Sepi Peminat, Kemendikdasmen Lakukan Pendataan Dapodik

  • 14 Jul 2026 15:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemendikdasmen sedang melakukan pendataan melalui Dapodik terhadap sekolah yang memiliki kurang dari 100 siswa, bahkan di bawah 60 siswa.
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti akan mengadakan rapat bersama Kemendagri untuk merumuskan kebijakan penanganan sekolah dengan jumlah siswa yang sangat sedikit.
  • Beberapa SD Negeri hanya menerima 2-3 murid baru pada MPLS 2026, termasuk SDN Purwoyoso 01 Semarang, SD Negeri 1 Gedung Meneng Bandar Lampung, dan SDN Plandaan Tulungaagung Jawa Timur.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang melakukan pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terutama terhadap sekolah yang kekurangan siswa. Hal itu disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti menanggapi pemberitaan pendaftaran murid di sejumlah SD Negeri yang viral di media sosial.

Mu'ti mengatakan, akan mengadakan rapat bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menangani sekolah dengan jumlah siswa yang sedikit tersebut. "Pemerintah telah melakukan pendataan melalui Dapodik terutama terhadap sekolah yang memiliki kurang dari 100 siswa, bahkan di bawah 60 siswa," kata Mu'ti usai acara Pelepasan delegasi Indonesia ke ajang Internasional Tahun 2026 di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

"Data tersebut telah disampaikan kepada Kemendagri. Kami akan segera merumuskan kebijakan terhadap sekolah-sekolah dengan jumlah murid yang sangat sedikit ini," ujarnya.

Ia mengatakan, penyusunan kebijakan akan dilakukan bersama pemerintah daerah. Hal itu lantaran karena pengelolaan sekolah berada dalam kewenangan pemerintah daerah.

"Kebijakan yang diambil nantinya akan mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat. Kemudian akan diumumkan setelah pembahasan bersama selesai," ucapnya.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 Sekolah Dasar (SD) Negeri di sejumlah daerah sepi peminat. Ada sejumlah SD di berbagai wilayah di Indonesia yang hanya menerima 3 bahkan 2 murid baru saja.

SDN Purwoyoso 01 Kota Semarang misalnya, hanya menerima 3 murid baru saat MPLS. Sedangkan di SD Negeri 1 Gedung Meneng, Bandar Lampung dan SDN Plandaan Tulungaagung Jawa Timur hanya menerima 2 murid baru pada MPLS 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....