Menhub Dorong Penguatan Kerja Sama Penerbangan Indonesia dan Arab Saudi
- 14 Jul 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menhub Dudy Purwagandhi menilai Indonesia dan Arab Saudi masih memiliki peluang besar memperkuat kerja sama transportasi udara
- Indonesia mendorong peningkatan kualitas layanan penerbangan, peluang yang adil bagi maskapai, serta kepatuhan terhadap regulasi kedua negara
- Kedua negara juga membahas pengembangan SDM transportasi melalui program magang, pertukaran tenaga ahli, dan kerja sama pendidikan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menilai Indonesia-Arab Saudi masih memiliki peluang besar memperkuat kerja sama transportasi udara. Peluang tersebut mencakup peningkatan layanan penerbangan sekaligus pengembangan sumber daya manusia sektor transportasi kedua negara.
Menhub menyampaikan, jumlah penumpang penerbangan Indonesia dan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir tergolong cukup besar. Mayoritas penumpang merupakan jamaah umrah, sementara frekuensi penerbangan menuju Jeddah dan Madinah terus bertambah sejak Desember 2025.
“Satu hal yang penting, kita perlu memastikan peluang yang adil dan menguntungkan bagi maskapai penerbangan kedua negara. Meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga kepatuhan terhadap peraturan masing-masing negara,” ujarnya dalam pertemuan bersama Menteri Transportasi dan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.
Dudy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Saudi atas dukungan pemindahan penerbangan haji dan umrah menuju Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Langkah tersebut diyakini akan meningkatkan kenyamanan jamaah haji dan umrah yang menggunakan layanan penerbangan.
Selain penerbangan, kedua negara membahas peluang peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program magang dan penempatan tenaga kerja. Kerja sama juga dapat dikembangkan melalui pertukaran dosen, tenaga ahli, serta pelatihan bersama antar lembaga pendidikan transportasi.
“Akademi transportasi di Indonesia menghasilkan lulusan terampil di bidang penerbangan, maritim, transportasi darat, dan kereta api yang siap berkontribusi. Pada industri transportasi di Arab Saudi, saya yakin kerja sama semacam ini akan saling menguntungkan bagi kedua negara,” kata Dudy.
Pengembangan kerja sama pendidikan transportasi dinilai menjadi langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia kedua negara. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan industri transportasi sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....