Kemenhub Siapkan Pelabuhan Celukan Bawang Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk

  • 12 Jul 2026 03:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menhub Dudy Purwagandhi menyiapkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pelabuhan alternatif untuk mengurangi kepadatan Ketapang–Gilimanuk menjelang Natal 2026, Tahun Baru 2027, dan Lebaran 2027
  • Pelindo dan ASDP diminta mempercepat revitalisasi serta seluruh persiapan agar Pelabuhan Celukan Bawang mulai membantu memecah arus penyeberangan pada Desember mendatang

RRI.CO.ID, Denpasar - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyiapkan Pelabuhan Celukan Bawang untuk membantu mengurai kepadatan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Persiapan tersebut ditujukan menghadapi angkutan Natal 2026, Tahun Baru 2027, dan Lebaran 2027.

Pemerintah membahas percepatan penguatan infrastruktur transportasi Bali pada sektor laut dan udara. Pengembangan pelabuhan dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat serta perjalanan wisatawan menuju Pulau Dewata.

Pelabuhan Celukan Bawang diproyeksikan menjadi salah satu simpul distribusi kendaraan dari Jawa menuju Bali. Fasilitas tersebut akan mendukung pembagian arus penyeberangan yang selama ini terkonsentrasi di Ketapang–Gilimanuk.

“Kita perlu mengatasi kepadatan yang terjadi di penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Belajar dari pengalaman di lintas Merak–Bakauheni, kami berpandangan kepadatan harus dipecah melalui pelabuhan alternatif,” ujar Dudy saat meninjau Pelabuhan Celukan Bawang, di Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis, 9 Juli 2026.

Kementerian Perhubungan mengkaji sejumlah alternatif lintasan penyeberangan untuk mendukung distribusi kendaraan menuju Bali. Lintasan tersebut mencakup Jangkar–Celukan Bawang, Tanjung Wangi–Celukan Bawang, Ketapang–Padang Bai atau Gunaksa, serta Ketapang–Benoa.

Dudy meminta PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo mempercepat revitalisasi Pelabuhan Celukan Bawang. PT ASDP Indonesia Ferry juga diminta menyelesaikan kajian teknis serta persiapan layanan penyeberangan.

Dudy meminta Pelindo mempercepat revitalisasi Pelabuhan Celukan Bawang guna mendukung layanan penyeberangan alternatif menuju Bali. Pelabuhan tersebut dipersiapkan melayani lintasan dari Pelabuhan Jangkar, Ketapang, serta Tanjung Wangi di Banyuwangi.

"Saya juga meminta Pelindo dan ASDP untuk mengkaji serta menyelesaikan seluruh persiapan sesuai target yang telah ditentukan. Harapannya, pada Desember mendatang Pelabuhan Celukan Bawang sudah dapat membantu memecah arus penyeberangan,” ucapnya.

Pelabuhan Celukan Bawang ditargetkan dapat membantu memecah arus penyeberangan mulai Desember mendatang. Kesiapan tersebut diharapkan mengurangi risiko kepadatan kendaraan pada periode perjalanan libur panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....