BMKG Ingatkan Kapal Ferry dan Nelayan, Gelombang Laut di NTB Potensi Enam Meter
- 14 Jul 2026 11:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG mengeluarkan, peringatan dini terkait potensi gelombang laut sangat tinggi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB).
- Gelombang laut di NTB itu, diperkirakan mencapai ketinggian antara empat hingga enam meter, terutama di bagian selatan Selat Lombok.
- BMKG meminta, nelayan dan transportasi laut kapal ferry meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan. Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya kecepatan angin di kawasan NTB.
- Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi
RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG mengeluarkan, peringatan dini terkait potensi gelombang laut sangat tinggi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). Gelombang laut di NTB itu, diperkirakan mencapai ketinggian antara empat hingga enam meter, terutama di bagian selatan Selat Lombok.
BMKG meminta, nelayan dan transportasi laut kapal ferry meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan. Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya kecepatan angin di kawasan NTB.
Prakirawan Stasiun Meteorologi NTB, Andre Jersey mengatakan, masyarakat perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar. Langkah ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan di laut.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi," kata Andre dalam keterangannya seperti dilansir Antara, Selasa, 14 Juli 2026.
BMKG menjelaskan, angin permukaan di wilayah NTB saat ini bertiup dominan dari arah timur hingga selatan. Kecepatan angin maksimum tercatat mencapai 37 kilometer per jam.
Peningkatan kecepatan angin diperkirakan terjadi di Selat Lombok bagian utara dan selatan, perairan selatan Pulau Lombok, Selat Alas bagian selatan. Kemudian, perairan utara dan selatan Pulau Sumbawa hingga Samudra Hindia di selatan NTB.
Kondisi, BMKG menuturkan, diperkirakan berlangsung terutama pada pagi hingga dini hari.
BMKG juga memprakirakan, gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di beberapa wilayah lainnya.
Daerah tersebut, meliputi Selat Alas bagian utara dan selatan. Lalu, perairan selatan Pulau Sumbawa, serta Samudra Hindia di selatan Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, gelombang dengan ketinggian lebih rendah, sekitar 0,5 hingga 1,25 meter, diperkirakan terjadi di Selat Lombok bagian utara. Lalu, perairan utara Pulau Sumbawa serta Selat Sape bagian utara dan selatan.
BMKG mengingatkan, gelombang tinggi dapat membahayakan berbagai jenis kapal. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Risiko juga meningkat bagi kapal tongkang jika gelombang melebihi 1,5 meter. Sementara kapal feri berpotensi mengalami gangguan ketika gelombang mencapai lebih dari 2,5 meter.
Adapun kapal berukuran besar seperti kapal pesiar dan kapal kargo, juga perlu meningkatkan kewaspadaan. Tepatnya, apabila tinggi gelombang mencapai lebih dari 4 meter.
Selain prakiraan kondisi laut, BMKG juga memperkirakan cuaca di wilayah NTB pada hari ini umumnya cerah hingga berawan. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 40 hingga 98 persen.
Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut. Terutama selama kondisi gelombang tinggi masih berpotensi terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....