Wamendikdasmen: Sekolah Harus jadi Rumah Kedua buat Anak-Anak

  • 13 Jul 2026 13:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menekankan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak dengan ekosistem pembelajaran yang ramah dan inklusif.
  • Fajar mengingatkan pentingnya anak-anak memiliki mimpi dan cita-cita yang jelas sebagai tujuan melangkah ke depan dalam pendidikan mereka.
  • Wamendikdasmen mendorong sekolah membangun budaya belajar berkelanjutan melalui pembiasaan di lingkungan sekolah dan literasi yang kuat.
  • SMA Labschool Kebayoran menjadi contoh terbaik sekolah yang menerapkan pembelajaran berorientasi pada pengembangan kepemimpinan dan pembelajaran seumur hidup.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menekankan sekolah harus menjadi rumah kedua untuk anak-anak. Hal itu dikatannya usai meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta.

"Tadi kita tekankan bahwa pertama ya, sekolah itu harus menjadi rumah kedua buat anak-anak kita. Tekankan prinsip dasarnya bagaimana sekolah itu menjadi ekosistem pembelajaran yang ramah, inklusif, dan juga mendorong pertumbuhan anak," kata Fajar, Senin, 13 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Fajar juga menekankan anak-anak untuk memiliki tujuan dan mimpi. Menurutnya, hal itu penting untuk melangkah ke depan.

"Saya tekankan supaya anak-anak kita ini punya mimpi, punya cita-cita. Karena kalau anak-anak sekolah tidak punya mimpi, berarti mereka tidak punya tujuan melangkah ke depan," ujarnya.

"Dan saya rasa SMA Labschool salah satu contoh terbaik bagaimana anak-anak sejak awal ditanamkan harus punya tujuan yang jelas. Nanti mereka akan melanjutkan ke mana, nanti akan bekerja sebagai profesi apa," ucapnya.

Dihadapan para siswa Fajar juga menekankan pentingnya membangun budaya belajar. Menurutnya budaya tersebut sangat ditentukan oleh pembiasaan di lingkungan sekolah.

"Tadi saya juga dorong agar tiga tahun mereka di Labschool ini dijadikan semacam kawah candradimuka. Mereka untuk menempa menjadi calon pemimpin tetapi juga menjadi pembelajar, pembelajar sepanjang hayat," katanya.

"Karena dengan cara itu kita bisa membangun budaya literasi yang lebih berkelanjutan. Apalagi sekolah ini kan salah satu sekolah dengan capaian TKA, capaian TKA

terbaik di level nasional," ujarnya.

Dalam beberapa hari kedepan, Fajar mengungkapkan dirinya juga akan meminjau pelaksanaan MPLS di berbagai daerah. Hal ini sebagai tandan bahwa pemerintah hadir di semua sisi dan lapisan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....