Presiden Prabowo Putuskan Semua Barang Subsidi Disalurkan Harus Melalui Kopdes

  • 12 Jul 2026 20:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo menetapkan bahwa semua barang bersubsidi harus disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan tepat sasaran.
  • 2. KDMP dirancang terintegrasi dengan apotek penjual obat generik, gudang pendingin, dan fasilitas penyimpanan hasil pertanian dan perikanan untuk mendukung ekonomi desa.
  • 3. Presiden Prabowo memproyeksikan perputaran uang di desa mencapai Rp 223 triliun per tahun dengan peningkatan pendapatan produsen petani, peternak, dan nelayan sebesar Rp 202 triliun.

RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto memutuskan bahwa barang-barang bersubsidi harus disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Presiden Prabowo tidak ingin barang bersubsidi disalahgunakan atau tidak tepat sasaran.

“Saya ambil keputusan semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih, harus. Saya katakan ini harus, barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan, supaya yang membutuhkan dialah yang terima,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.

Presiden Prabowo mengatakan saat ini KDMP telah menjual gas LPG 3 Kilogram sehingga masyarakat membeli gas melon sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Presiden Prabowo tidak ingin barang-barang bersubisid disalahgunakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“Semua barang-barang subsidi bisa kita salurkan melalui koperasi supaya tidak diselewengkan. Karena banyak barang subsidi diselewengkan, tidak sampai ke rakyat, yang perlu tapi diatur-atur sedemikian bahkan banyak yang diselundupkan ke luar,” katanya.

Presiden Prabowo menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih, dirancang terintegrasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Koperasi akan dilengkapi dengan apotek yang menjual obat generik dengan harga murah namun berkualitas.

Koperasi juga akan dilengkapi dengan gudang-gudang dan ruang pendingin es atau cold storage untuk menampung hasil petani dan nelayan. Diharapkan dengan adanya ruang pendingin maka hasil panen petani tidak rusak.

Selain Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo juga membangun desa dan koperasi nelayan. Presiden Prabowo menyebut untuk pertama kali dalam sejarah, nelayan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

“Nelayan-nelayan kita akan kita urus, mereka juga akan punya gudang pendingin supaya ikan mereka bertahan , untuk pertama kali mereka akan punya pabrik es. Supaya mereka melaut bawa es dan kita akan bagi kapal-kapal besar,” katanya.

Presiden Prabowo mengatakan dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih maka terjadi perputaran ekonomi di desa. Presiden Prabowo memproyeksikan perputaran uang di desa mencapai Rp 223 triliun setiap tahun.

“Pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp 202 triliun di petani peternak dan nelayan. Semua ahli mengatakan logistik Indonesia paling tidak efisien dan paling mahal, ini yang kita akan membersihkan kita akan membuat lebih efisien,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....