Daftar Wilayah Indonesia Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Periode 11-13 Juli

  • 12 Jul 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan, peringatan dini cuaca untuk Minggu, 12 Juli 2026.
  • Berdasarkan peringatan dini BMKG untuk periode 11-13 Juli 2026, terdapat lima wilayah yang masuk kategori berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Kelima wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem
  • BMKG memastikan, tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada Minggu hari ini. Selain itu, tidak terdapat daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan kategori sangat lebat hingga ekstrem.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan, peringatan dini cuaca untuk Minggu, 12 Juli 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia, diperkirakan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Berdasarkan peringatan dini BMKG untuk periode 11-13 Juli 2026, terdapat lima wilayah yang masuk kategori berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Kelima wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara lokal.

Daftar Wilayah Potensi Hujan Sedang hingga Lebat

• Kepulauan Riau

• Kalimantan Timur

• Kalimantan Utara

• Sulawesi Tengah

• Sulawesi Tenggara.

Daftar Wilayah Potensi Angin kencang

• Aceh

• Bali

• Kep. Bangka Belitung

• Nusa Tenggara Timur

• Sulawesi Selatan

• Sulawesi Utara.

BMKG memastikan, tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada Minggu hari ini. Selain itu, tidak terdapat daerah yang berpotensi mengalami hujan dengan kategori sangat lebat hingga ekstrem.

BMKG menjelaskan, musim kemarau mulai semakin dominan di sebagian besar wilayah Indonesia. Curah hujan pun diperkirakan terus mengalami penurunan.

"Pada dasarian I Juli 2026, sekitar 72,19 persen wilayah Indonesia diprediksi berada pada kategori curah hujan rendah. Sementara, 27,80 persen lainnya berada pada kategori menengah, tanpa wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi maupun sangat tinggi," kata BMKG Dalam laporan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 7-13 Juli 2026, dikutip Minggu, 12 Juli 2026.

Kondisi cuaca yang lebih kering, BMKG memprediksi, meluas di sebagian besar Sumatra bagian selatan. Kemudian, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

"Meski begitu, hujan dengan intensitas menengah masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah. Terutama Sumatra bagian utara dan tengah, Kalimantan utara, sebagian Maluku, serta wilayah pegunungan Papua," ucap BMKG.

BMKG menjelaskan, peluang hujan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer. Di antaranya, adalah aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 7, gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuatorial, hingga sirkulasi siklonik.

Menurut BMKG, kombinasi berbagai fenomena atmosfer tersebut masih mampu memicu pertumbuhan awan hujan di Indonesia. Meskipun, Indonesia saat ini sedang memasuki musim kemarau.

"Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan pengangkatan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan. Sehingga, masih menyebabkan potensi hujan di sejumlah wilayah meskipun Indonesia tengah berada pada periode musim kemarau," ujar BMKG.

Masyarakat di wilayah berpotensi hujan lebat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan genangan, banjir lokal, pohon tumbang, hingga angin kencang. BMKG mengimbau, masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi dampak cuaca yang mungkin terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....