Veronica Tan: Perempuan Berdaya Wujudkan Keluarga dan Desa yang Tangguh

  • 11 Jul 2026 09:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Veronica Tan menekankan pembangunan desa memerlukan sinergi pemerintah, lembaga adat, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh warga, bukan pemerintah semata.
  • Kementerian PPPA mentransformasi pendekatan pemberdayaan perempuan dengan memprioritaskan pencegahan kekerasan melalui penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  • Program Kebun Pangan Lokal Perempuan dan Ruang Bersama Indonesia (RBI) dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan hingga tingkat desa dan ketahanan pangan keluarga berbasis potensi lokal.
  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan dengan menghormati nilai budaya dan pelestarian lingkungan masyarakat adat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan mendorong kolaborasi lintas sektor memperkuat pemberdayaan perempuan, pelindungan anak, dan pembangunan desa berkelanjutan. Veronica Tan menegaskan pengembangan desa memerlukan sinergi pemerintah, lembaga adat, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh warga.

“Pembangunan desa membutuhkan sinergi seluruh pihak, bukan pemerintah semata. Kami ingin mendengar kebutuhan masyarakat agar diselesaikan bersama,” kata Veronica Tan dalam keterangan pers tertulis, Sabtu, 11 Juli 2026.

Saat ini, kata Veronica, Kementerian PPPA tengah mentransformasi pendekatan pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak. Ia memprioritaskan pencegahan kekerasan melalui penguatan ekonomi keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan perempuan hingga desa.

Ia menjelaskan hadirnya Ruang Bersama Indonesia (RBI) memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga berbasis potensi lokal. Program Kebun Pangan Lokal Perempuan dorong kemandirian ekonomi perempuan hingga tingkat desa.

“Perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Karena itu, perempuan perlu memperoleh akses yang setara terhadap sumber daya, termasuk lahan produktif, agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.

Karena itu, Veronica mendorong, perempuan aktif dalam pengambilan keputusan desa melalui Musrenbang berkelanjutan. Pembangunan desa diperkuat dengan peningkatan kualitas manusia, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan aman bagi perempuan serta anak.

“Kolaborasi yang telah terbangun antara masyarakat adat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Hal tersebut menjadi contoh baik pembangunan desa yang inklusif, berkelanjutan, serta berpihak pada perempuan dan anak,” ucap Veronica.

Sementara, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Ihsan Basir menyebut masyarakat adat membuktikan pelestarian lingkungan sebagai warisan hidup turun-temurun yang harus dijaga bersama. Pemprov Sulawesi Tengah berkomitmen meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan dengan menghormati nilai budaya masyarakat adat.

“Pelestarian lingkungan menjadi bagian hidup masyarakat adat yang diwariskan turun-temurun. Perempuan didorong berpartisipasi dalam pembangunan dengan menjunjung nilai budaya,” kata Ihsan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....