Mentan Amran Berduka atas Wafatnya Rachmat Gobel

  • 10 Jul 2026 23:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan duka atas wafatnya Rachmat Gobel
  • Rachmat Gobel dikenang sebagai tokoh nasional yang rendah hati dan peduli masyarakat
  • Amran mengenang kedekatan sebagai sahabat dan rekan di Kabinet Kerja
  • Keduanya kerap berdiskusi tentang pembangunan, industri, dan kesejahteraan masyarakat
  • Semangat serta kontribusi Rachmat Gobel dinilai menjadi inspirasi bagi bangsa

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan duka cita atas wafatnya anggota DPR RI sekaligus tokoh nasional Rachmat Gobel. Menurutnya, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah memberikan banyak kontribusi.

Amran mengatakan, Rachmat Gobel merupakan sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Almarhum juga dikenal sebagai pribadi rendah hati dan berdedikasi dalam membangun bangsa.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya sangat berduka atas berpulangnya sahabat saya, Bapak H. Rachmat Gobel," kata Amran di Jakarta, Jumat 10 Juli 2026.

"Beliau adalah pribadi yang baik, rendah hati, memiliki kepedulian yang besar terhadap masyarakat, serta selalu mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan bangsa. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya," ucapnya.

Amran mengenang kedekatannya dengan Rachmat Gobel yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Keduanya pernah bersama-sama menjalankan amanah sebagai menteri dalam Kabinet Kerja.

Menurutnya, Rachmat Gobel merupakan sosok yang selalu mengedepankan kolaborasi dan semangat membangun negeri. Ia menyebut hubungan keduanya tidak hanya sebatas rekan kerja, tetapi juga sebagai sahabat.

"Beliau bukan hanya rekan saat sama-sama berada di kabinet, tetapi juga sahabat yang selalu menjaga silaturahmi," ucapnya.

"Kami sering berdiskusi tentang pembangunan, industri, hingga bagaimana memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sosok beliau akan selalu saya kenang," katanya.

Amran mengatakan, pertemuan terakhirnya dengan Rachmat Gobel terjadi saat Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo. Dalam pertemuan itu, almarhum masih menunjukkan perhatian terhadap pembangunan pertanian.

"Pertemuan kami di Gorontalo menjadi kenangan yang tidak akan saya lupakan. Beliau begitu antusias melihat kemajuan pertanian dan memiliki kecintaan yang besar terhadap tanah kelahirannya," ucapnya.

Amran menilai semangat Rachmat Gobel dalam membangun bangsa akan terus menjadi inspirasi. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum Bapak H. Rachmat Gobel. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....