Presiden Prabowo Larang BUMN dijual ke Asing

  • 10 Jul 2026 23:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo melarang penjualan BUMN ke pihak asing termasuk PT PAL Indonesia, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, dan Garuda Indonesia.
  • 2. Presiden Prabowo telah menutup 240 BUMN dan menargetkan penutupan 250 BUMN hingga akhir Juli 2026, serta menargetkan 800 BUMN akan ditutup hingga akhir Desember 2026.
  • 3. PT Pindad mendapatkan kontrak besar dari Arab Saudi untuk memproduksi senapan dan senapan mesin bagi tentara Arab Saudi, membuktikan kualitas senjata buatan Indonesia.
  • 4. Tentara Indonesia mencapai prestasi luar biasa dengan 13 kali menjadi juara menembak di pertandingan internasional di Asia Pasifik, mengalahkan tentara dari Jepang, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

RRI. CO. ID, Lombok-Presiden Prabowo Subianto mengungkap kondisi perusahaan pelat merah BUMN. Presiden Prabowo mengatakan setelah dilantik menjadi Presiden RI mengambil sikap tegas melarang BUMN dijual ke asing.

“Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual ke asing. Saya larang,” kata Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada peresmian bendungan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 10 Juli 2026.

Presiden Prabowo mencontohkan BUMN yang sempat mau dilepas ke pihak asing seperti PT PAL Indonesia, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Bahkan hingga PT Garuda Indonesia.

“Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia mau dijual,” katanya.

Lantas Presiden Prabowo sebagai Kepala Negara melakukan pembenahan tata kelola perusahaan BUMN, diantaranya dengan menutup BUMN yang terus merugi. Presiden Prabowo mengatakan telah menutup 240 BUMN, kemudian ditargetkan akan ditutup 250 BUMN hingga akhir Juli 2026.

Kepala Negara juga menargetkan akan menutup 800 BUMN, yang tidak efiesien dan berkinerja buruk pada akhir Desember 2026. Presiden Prabowo mengungkap saat ini kondisi BUMN semakin ‘sehat’ dan berkinerja positif.

“Kita bangkitkan sekarang perusahaan-perusahaan itu, PT PAL sudah bisa bikin kapal perang yang hebat dan canggih. Garuda tadinya mau dijual tapi bulan depan sudah mulai untung, pelan-pelan kita perbaiki semua kekurangan.” ujarnya.

Lebih lanjut Presiden Prabowo mengatakan PT Pindad ‘banjir’ pesanan senjata dari Arab Saudi. PT Pindad memperoleh kontrak dari negara teluk tersebut untuk pengadaan senapan dan senapan bagi tentara Arab Saudi.

“Baru saja saya dapat laporan dapat kontrak dari Arab Saudi. Semua senapan dan senapan mesin tentara Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad,” katanya.

Senjata buatan PT Pindad telah terbukti diakui dan teruji kualitasnya. Ia mencontohkan Tentara Nasional Indonesia 13 kali juara menembak di pertandingan internasional yang berlangsung di Australia.

“Tentara Indonesia juara se-Asia Pasifik. Yang ikut tentara Jepang, Vietnam, negara-negara hebat Malaysia, Singapura. Tiap kali menang, mereka curiga ‘Jangan-jangan Indonesia curang’, mau curang apa? Panitia mereka, tempat mereka dan sistem pertandingan mereka yang susun,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....