Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan di Lombok

  • 10 Jul 2026 15:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan strategis sekaligus Bendungan Meninting (Lombok Barat, NTB), Bendungan Keureuto dan Rukoh (Aceh), Bendungan Jlantah (Jawa Tengah), dan Bendungan Sidan (Bali)
  • 2. Pembangunan bendungan untuk dapat dimanfaatkan oleh rakyat
  • 3. Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan simbol kerja keras dan persatuan bangsa

RRI. CO. ID, Lombok- Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Secara bersamaan juga diresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, dan Sidan di Bali.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada momen penekanan tombol, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selanjutnya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Agus Harimurti Yudhoyono. Turut pula dalam acara seremoni penekanan sirenen adalah dua orang perwakilan petani.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini Jumat 10 Juli 2026, dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto , Presiden RI. Dengan ini meresmikan Bendungan Meninting, Sidan, Jlantah; Keureuto dan Rukoh,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian bendungan di Lombok, Jumat, 10 Juli 2026.

Presiden Prabowo mengatakan peresmian bendungan menjadi simbol kerja keras dan persatuan bangsa. Menurut Kepala Negara, pembangunan bangsa dan kebangkitan bangsa harus diusahakan, tidak datang secara tiba-tiba.

“Ini simbol kerja keras, ini simbol persatuan. Ini yang namanya kebangkitan bangsa, pembangunan dan kebangkitaan bangsa bukan jatuh dari langit,” katanya.

Presiden Prabowo mengatakan pembangunan seperti bendungan atau infrastruktur lainnya, memerlukan waktu, biaya dan sumber daya yang besar, Oleh sebab itu, Presiden Prabowo bersyukur karena pembangunan lima bendungan dapat dituntaskan dan diresmikan untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh rakyat.

“Apapun, pembangunan seperti ini memerlukan waktu, memerlukan biaya, memerlukan sumber daya. Saya bersyukur bendungan ini saya yang resmikan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....