IKD Akan Jadi Pintu Masuk Seluruh Layanan Publik Digital
- 10 Jul 2026 12:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IKD menjadi fondasi layanan publik digital, dengan satu nomor identitas untuk mengakses berbagai layanan pemerintah melalui sistem Single Sign-On (SSO).
- Data Dukcapil menjadi basis utama Government Technology, karena memuat data kependudukan yang lengkap dan terus diperbarui untuk mendukung validasi identitas serta pelayanan publik.
- Pemanfaatan IKD ditargetkan mempermudah akses layanan, termasuk pendaftaran layanan kesehatan secara daring tanpa harus datang langsung ke instansi pemerintah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Identitas Kependudukan Digital (IKD) akan menjadi fondasi utama pengembangan layanan publik digital atau e-Government di Indonesia. Demikian disampaikan Mendagri, Tito Karnavian, dalam rapat pleno Baleg DPR RI terkait RUU SDI, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurutnya, pemerintah tengah mengembangkan sistem Government Technology. Ini yang menjadikan data kependudukan sebagai basis pelayanan publik terintegrasi.
Tito menjelaskan, IKD merupakan pengembangan dari kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Sistem tersebut dinilai mampu mempercepat berbagai layanan karena seluruh data penduduk telah tersimpan dalam Dukcapil.
Menurutnya, saat ini data Dukcapil telah dimanfaatkan oleh 7.693 entitas, baik instansi pemerintah maupun sektor swasta. Data tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari validasi identitas hingga penyusunan kebijakan berdasarkan karakteristik penduduk.
“Fiturnya cukup banyak, tergantung pentingnya mereka buat apa. Jumlah laki-laki, perempuan, tiap kaupaten, kota, sekolahnya dimana,” kata Tito.
Ia menambahkan, pemerintah tengah mengembangkan layanan publik digital berbasis Single Sign-On (SSO). Sistem itu memungkinkan setiap warga negara menggunakan satu nomor identitas unik untuk mengakses berbagai layanan pemerintah secara daring.
"Data ini akan diolah oleh Menkom Digi menjadi Single Sign-On. Setiap WNI memiliki nomor unik, dia nanti akan bisa masuk dalam pelayanan publik, portal-portal publik pemerintah," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....