Kakorlantas Polri Minta Jajaran Siap Hadapi Demografi dan Kemajuan Teknologi
- 07 Jul 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kakorlantas meminta jajaran bersiap menghadapi bonus demografi dan kemajuan teknologi.
- Hoaks dan konten provokatif dinilai menjadi tantangan baru bagi Polri.
- Korlantas diminta memperkuat edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo meminta seluruh jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersiap menghadapi tantangan perkembangan zaman. Menurutnya, bonus demografi dan kemajuan teknologi akan memengaruhi pelaksanaan tugas fungsi lalu lintas.
Arahan tersebut disampaikan kepada jajaran Korlantas Polri dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda se-Indonesia. Wibowo menilai kesiapan personel menjadi faktor penting menghadapi perubahan yang terus berkembang.
Menurutnya, bonus demografi dan kemajuan teknologi menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi institusi Polri. Seluruh personel diminta mulai menyiapkan langkah antisipasi sejak sekarang.
"Dua potensi besar yang kita hadapi saat ini adalah bonus demografi dan kemajuan teknologi. Keduanya akan memunculkan berbagai tantangan di bidang fungsi lalu lintas yang harus kita siapkan sejak sekarang," ujarnya.
Wibowo menjelaskan perkembangan teknologi telah mengubah pola kehidupan masyarakat secara signifikan. Teknologi mempermudah pelayanan publik sekaligus mempercepat penyebaran informasi.
Namun, kemajuan teknologi juga menghadirkan tantangan baru bagi institusi Polri. Penyebaran hoaks dan konten provokatif dinilai berpotensi membentuk opini negatif di masyarakat.
"Teknologi sudah menjadi kebutuhan mutlak masyarakat. Kita juga harus menghadapi berbagai informasi tidak berdasar, hoaks, hingga konten yang membentuk opini negatif terhadap lembaga," katanya.
Selain itu, Wibowo menegaskan lalu lintas merupakan cerminan budaya suatu bangsa. Ia menilai disiplin masyarakat berlalu lintas masih perlu terus ditingkatkan.
"Pelanggaran seperti melawan arus dan menggunakan trotoar masih sering ditemukan di jalan. Kondisi tersebut memerlukan perhatian seluruh jajaran Korlantas Polri," ujarnya.
Karena itu, Wibowo meminta seluruh jajaran memperkuat edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. Pengawasan dan penegakan hukum juga harus terus ditingkatkan secara profesional.
Menurutnya, langkah tersebut penting membangun budaya tertib berlalu lintas di Indonesia. Upaya itu juga menjadi bagian menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....