Presiden Prabowo-PM India Tetapkan 2026-2027 Tahun Pendidikan dan Kebudayaan

  • 07 Jul 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo dan PM Modi menetapkan 2026-2027 sebagai Tahun Pendidikan dan Budaya Indonesia-India untuk mempererat hubungan antarmasyarakat dan memperkuat ikatan peradaban.
  • Kesepakatan mencakup restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan serta penetapan tahun 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara untuk diplomasi budaya dan pendidikan.
  • Kedua negara mendukung pendirian kampus Indian Institute of Management (IIM) dan membuka peluang pendirian Indian Institute of Technology (IIT) di Indonesia untuk memperkuat kerja sama akademik dan teknologi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menetapkan periode 2026-2027 sebagai Tahun Pendidikan dan Budaya Indonesia-India. Kesepakatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat ikatan peradaban antara kedua negara.

Presiden mengatakan Indonesia dan India memiliki hubungan sejarah, budaya, dan peradaban yang kuat. Karena itu, kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan dinilai penting untuk memperkokoh kemitraan strategis kedua negara pada masa depan.

"Dalam kaitan tersebut, kami menyambut baik restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang merupakan situs warisan dunia UNESCO. Serta penetapan tahun 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara bagi diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia-India," kata Presiden dalam pernyataan bersama PM India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Presiden menegaskan berbagai inisiatif tersebut mencerminkan eratnya hubungan peradaban antara Indonesia dan India yang telah berlangsung selama berabad-abad. Menurut Presiden, kedua negara memiliki tekad untuk membawa hubungan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi melalui kerja sama konkret.

"Sekaligus kita bertekad untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, kebudayaan, dan people-to-people contact," ujar Presiden. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia kedua negara.

Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo dan PM Modi juga mendukung pendirian kampus Indian Institute of Management (IIM) di Indonesia. Selain itu, kedua negara membuka peluang pendirian Indian Institute of Technology (IIT) guna memperkuat kerja sama akademik dan teknologi.

"Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," ujar Presiden. Hubungan yang kuat antarwarga kata Presiden, akan menjadi fondasi penting bagi kemitraan Indonesia dan India di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....