Pemulihan Pascabencana, Kemkomdigi Tambah Layanan Internet di Sekumur

  • 07 Jul 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemkomdigi menambah layanan internet di Huntara Sekumur, Aceh Tamiang untuk anak-anak terdampak bencana banjir dan longsor 2025 agar akses pembelajaran digital tidak terputus.
  • Wamenkomdigi Nezar Patria menekankan pentingnya konektivitas bermakna (meaningful connectivity) yang tidak hanya untuk komunikasi darurat tetapi juga keberlanjutan pendidikan dan pemulihan sosial.
  • Penambahan akses poin internet akan dikoordinasikan dengan BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) di bawah naungan Kemkomdigi untuk memperkuat kualitas layanan telekomunikasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), akan menambah layanan internet di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi), Nezar Patria, saat meninjau Huntara Kagama Peduli di Kampung Sekumur, Minggu, 5 Juli 2026.

Penambahan layanan internet itu difokuskan terhadap warga terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 2025 silam. Secara khususnya layanan internet itu ditujukan untuk anak-anak sekolah, agar akses pembelajaran digital tidak terputus selama masa pemulihan.

Wamenkomdigi juga mengatakan, pemerintah tidak hanya memastikan komunikasi tetap berjalan di wilayah terdampak bencana. Namun juga memastikan konektivitas yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama anak-anak yang tetap membutuhkan akses pendidikan.

"Kami melihat perlunya ada penambahan penguatan kualitas layanan telekomunikasi. Nantinya bisa digunakan untuk anak-anak kita yang berada di Huntara agar mereka bisa menggunakan fasilitas internet untuk membantu kegiatan belajar," kata Nezar dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penambahan layanan internet ini, akan dikoordinasikan dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Melalui BAKTI yang dibawah naungan Kemkomdigi, akses poin internet diungkapkan Nezar, jumlahnya akan ditambahkan.

Menurut Wamenkomdigi, kebutuhan konektivitas di lokasi bencana, tidak lagi sebatas mendukung komunikasi darurat. Namun hal ini menjadi upaya dalam menjaga keberlanjutan pendidikan, percepatan pemulihan sosial, serta membantu masyarakat memperoleh layanan digital.

"Dengan konektivitas yang sudah membaik, kita menginginkan adanya meaningful connectivity, konektivitas yang bermakna. Ini juga yang mencerminkan tagline kita, terhubung, tumbuh, dan terjaga," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....