Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Halal Nasional

  • 07 Jul 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenperin memperkuat ekosistem industri halal nasional untuk memperluas akses sertifikasi halal dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
  • BSKJI meningkatkan kapasitas layanan sertifikasi halal agar lebih profesional, cepat, transparan, dan mudah diakses, termasuk melalui LPH BSPJI di berbagai daerah.
  • BSPJI Padang telah membantu 97 pelaku usaha memperoleh sertifikat halal dalam dua tahun terakhir, termasuk memfasilitasi 25 IKM secara gratis.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri halal salah satu sektor strategis yang memiliki prospek sangat besar. Menurutnya, kuatnya fondasi industri nasional menjadi modal penting untuk mengoptimalkan peluang pengembangan industri halal.

Agus mengatakan, konsumsi umat Muslim dunia pada enam sektor ekonomi syariah mencapai USD2,6 triliun pada 2024. Nilai tersebut diproyeksikan meningkat menjadi USD3,56 triliun pada 2029.

"Kuatnya fondasi industri nasional menjadi modal penting dalam upaya mengoptimalkan peluang pengembangan industri halal. Secara global, konsumsi umat Muslim dunia pada enam sektor ekonomi syariah telah mencapai USD2,6 triliun pada 2024," ujar Agus dalam keterangan yang dikutip RRI, Selasa, 7 Juli 2026.

Agus mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal karena kebutuhan pasar domestik maupun global terus meningkat. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian memperkuat ekosistem industri halal nasional agar pelaku industri Indonesia masuk rantai pasok dunia.

"Kami melihat kebutuhan industri halal terus meningkat sehingga terdapat potensi ekonomi dan potensi pasar yang sangat besar. Karena itu, kami terus memperkuat ekosistem industri halal nasional agar pelaku industri Indonesia menjadi penting rantai pasok dunia," kata Agus.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari mengatakan penguatan infrastruktur standardisasi mendukung transformasi industri nasional. BSKJI juga terus meningkatkan kapasitas unit pelayanan agar layanan sertifikasi halal semakin profesional, cepat, transparan, optimal bagi industri.

"Keberadaan LPH BSPJI di berbagai daerah menjadi instrumen penting memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku IKM nasional luas. Dengan layanan semakin berkualitas, kami berharap semakin banyak produk industri Indonesia memenuhi standar halal sekaligus meningkatkan daya saing," ujar Emmy.

LPH BSPJI Padang sebagai unit pelaksana teknis di bawah BSKJI terakreditasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Dalam dua tahun terakhir, layanan tersebut membantu 97 pelaku usaha memperoleh sertifikat halal, sedangkan 25 IKM difasilitasi gratis.

Kepala BSPJI Padang Dindin Syafruddin mengatakan pihaknya menghadirkan layanan pemeriksaan halal berkualitas, independen, dan mudah dijangkau pelaku usaha. Selain pemeriksaan halal, BSPJI Padang juga memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada pelaku industri.

"Kami terus berupaya memberikan layanan pemeriksaan halal yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain melakukan pemeriksaan halal, kami juga aktif memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada pelaku industri," ujar Dindin.

Dindin mengatakan BSPJI Padang akan terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas pendampingan kepada pelaku usaha. BSPJI Padang akan memperkuat kompetensi sumber daya manusia dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, asosiasi, serta dunia usaha.

"BSPJI Padang akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan pendampingan kepada pelaku usaha, memperkuat kompetensi sumber daya manusia. Kami ingin semakin banyak produk unggulan daerah memperoleh sertifikasi halal sehingga meningkatkan nilai tambah dan memperluas akses pasar," kata Dindin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....