Tokopedia Bantah Isu PHK, Terapkan Internal Mobility

  • 06 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • President Director PT Tokopedia, Stephanie Susilo, menegaskan tidak ada PHK tetapi penataan tenaga kerja melalui internal mobility di TikTok dan Tokopedia Group.
  • Perusahaan memberikan pilihan kepada karyawan: mengambil paket kompensasi atau tetap bekerja di lingkungan grup bisnis TikTok Tokopedia.
  • TikTok Group membuka lebih dari 100 posisi pekerjaan di Indonesia sebagai bagian dari pengembangan bisnis perusahaan.

RRI.CO.ID, Jakarta - President Director PT Tokopedia Stephanie Susilo menegaskan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di TikTok maupun Tokopedia Group. Menurutnya, perusahaan saat ini melakukan penataan tenaga kerja melalui internal mobility.

Dialog mengenai isu PHK di TikTok Group digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pertemuan tersebut difasilitasi DPR RI dan dihadiri perwakilan TikTok Group serta Menteri Ketenagakerjaan.

Stephanie menjelaskan program penataan tersebut memberikan sejumlah pilihan kepada pekerja. Sebagian pekerja memilih mengambil paket kompensasi, sedangkan lainnya tetap bekerja di lingkungan grup bisnis TikTok Tokopedia.

“Yang ada adalah penataan tenaga kerja yang sedang kami lakukan dan internal mobility di TikTok atau Tokopedia Group. Memang ada yang memilih mengambil paket kompensasi dan bekerja di tempat lain atau disalurkan di grup bisnis TikTok,” ujar Stephanie dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Stephanie mengatakan perusahaan juga membuka lebih dari 100 posisi pekerjaan di Indonesia. Langkah tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

“Saat ini kami juga melakukan rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia. Demikianlah kami sampaikan untuk meluruskan berita-berita yang beredar di masyarakat,” kata Stephanie.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi respons cepat DPR RI dalam memfasilitasi dialog tersebut. Ia juga mengapresiasi klarifikasi yang telah disampaikan oleh pihak TikTok Group.

“Yang pertama, tentu apresiasi kepada pimpinan DPR ya, dengan cepat merespons apa yang banyak dipertanyakan oleh masyarakat. Dan tadi juga sudah diklarifikasi oleh President Director dari TikTok Indonesia, Ibu Stephanie,” ujar Yassierli.

Yassierli menilai penataan tenaga kerja melalui internal mobility memberi kesempatan pekerja tetap berada di lingkungan TikTok Group. Menurutnya, perusahaan memiliki beberapa lini usaha yang dapat menjadi tempat bekerja bagi para karyawan.

“Kita juga mengapresiasi bagaimana penataan yang sering disebut dengan internal mobility dalam TikTok Group. Itu memberikan kesempatan kepada mereka untuk bisa tetap bekerja di lini perusahaan atau lini usaha dari TikTok Group,” kata Yassierli.

Yassierli juga menyampaikan TikTok Group sedang membuka sekitar 100 posisi pekerjaan di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perusahaan masih berkembang dan membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia.

“Ini juga menunjukkan bahwa usaha yang sekarang sedang dilakukan, ini juga terus berkembang. Kita yakin, ini menjadi peluang bagi anak bangsa bisa, bekerja di posisi-posisi yang disampaikan oleh TikTok Group tersebut,” ucap Yassierli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....