Menteri LH Pastikan Kerja Tim Gabungan Padamkan TPA Jatiwaringin

  • 05 Jul 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat mengunjungi TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang yang telah enam hari mengalami kebakaran
  • Tujuannya, guna memastikan kinerja dan progres pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi, kementerian/lembaga

RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat mengunjungi TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang yang telah enam hari mengalami kebakaran. Tujuannya, guna memastikan kinerja dan progres pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi, kementerian/lembaga.

Menteri Jumhur tiba menggunakan kemeja biru dan mendapat kawasan dari buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Kemudian Menteri Jumhur memasuki posko kedaruratan dilokasi TPA Jatiwaringin.

Dalam posko, Menteri Jumhur mendapatkan paparan laporan penanganan pemadaman kebakaran mulai hari pertama hingga hari keenam oleh Deputi Bidang Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan. Ditambah lagi Kepala Pusdatin BNPB, Abdul Muhari serta Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

Menteri Jumhur mengatakan kunjungannya ini hanya ingin memastikan saja dari kerja-kerja yang telah dilakukan oleh semua pihak. Mulai dari BNPB, KLH, Bupati Tangerang, kemudian Kementerian Kehutanan dan juga TNI/Polri.

"Alhamdulillah semua gotong royong dam melakukan pemadaman dari hari pertama hingga hari ke-enam. Ini biasanya ya, kayak gini tuh bisa berbulan-bulan, loh," ujarnya di TPA Jatiwaringin, Minggu 5 Juli 2026.

Menurut Jumhur, bila tidak ada kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, tidak ada kerja keras. Artinya dengan emosi yang besar untuk memadamkan api, ini kejadian ini bisa lama.

"Tapi alhamdulillah kita hanya enam hari ya, enam hari sekarang dari 70 persen dari yang membara, sekarang sisa tinggal 3,6 persen saja. Dan itupun ini helikopter dengan membawa air ya, sebentar lagi akan ada empat helikopter, sekarang udah dua, besok tambah dua," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, yang menyuntik injeksi sampai kulit kedalaman gunungan sampah sapai satu kilometer oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan, itu sudah bekerja juga. "Personel Mangala Agni kita datangkan dari Makassar dan dari Jawa Barat, itu semua sudah bekerja sejak api itu tampak," kata Jumhur.

Jumhur juga membeberkan bila hari ini ketika sudah ada sedikit cuaca mendung, pihak dari BNPB siap membuat modifikasi cuaca atau hujan buatan. "Nah, kalau itu sudah terjadi, insyaallah eh betul-betul tuntaslah," ujar Jumhur berharap.

Ditambahkan Kepala Pusdatin BNPB, Abdul Muhari bila benar pihaknya akan kembali menambah dua unit helikopter warter boombing. Tujuannya, guna mempercepat proses penadaman, lantaran untuk melakukan modifikasi cuaca masih tidak dapat dilaksanakan.

"Hingga petang ini langit belum nampak mendung, cuaca sangat panas dan hembusan angin yang sangat kencang. Kondisi dilokasi ini masih belum bisa dilakukan hujan buatan," kata dia.

Muhari mengaku pihaknyapun besok akan menggunaka metode pemadama tambahan, yakni menggunakan flame freeze. Dimana obat tersebut berbentuk cairan konsentrat pemadam api buatan yang bertindak sebagai enkapsulan hidrokarbon, pendingin dan agen pembasah. "Baru saja kami dapat kabar bila besok akan dikirim flame freeze," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....