BPOM Tegaskan Dukungan dan Sinergi Bersama Polri Lindungi Masyarakat
- 03 Jul 2026 09:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan sinergi BPOM dan Polri diperkuat untuk melindungi masyarakat dari produk tidak memenuhi ketentuan
- Pengawasan bersama mencakup obat, pangan, kosmetik, obat bahan alam, dan produk kesehatan ilegal di platform digital serta lintas wilayah
- BPOM menghadiri Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara di Cikeas, Bogor, yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan sinergi BPOM dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus diperkuat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kerja sama tersebut mencakup pengawasan peredaran obat, pangan, kosmetik, obat bahan alam, serta produk kesehatan.
BPOM turut menghadiri Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026. Kehadiran itu menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat kemitraan strategis bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Taruna menilai momentum Hari Bhayangkara mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor bagi perlindungan masyarakat. “Semoga Polri semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam mengemban amanah mulia untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujarnya saat menghadiri Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara yang berlangsung di Cikeas, Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.
Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema ‘80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat’. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Satuan Latihan Korps Brigade Mobil Polri dengan melibatkan berbagai unsur.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri langsung peringatan tersebut sebagai Inspektur Upacara. Kehadirannya menandai dukungan pemerintah terhadap pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
BPOM dan Polri selama ini bekerja sama melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi ketentuan. Pengawasan dilakukan terhadap produk ilegal yang beredar melalui platform digital maupun jaringan distribusi lintas wilayah.
Kedua lembaga menerapkan pendekatan preventif dan represif secara seimbang dalam memperkuat langkah pengawasan produk. Upaya tersebut ditujukan agar masyarakat memperoleh produk yang aman, berkhasiat, dan bermutu sesuai ketentuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....