Kapolri Tegaskan Dukungan Asta Cita lewat Ketahanan Pangan dan Energi
- 01 Jul 2026 23:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapolri menegaskan dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden.
- Polri menggandeng 30.548 kelompok tani dan Bank Himbara.
- Kerugian negara lebih dari Rp756 miliar berhasil diselamatkan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dukungan diwujudkan melalui penguatan ketahanan pangan, energi, dan stabilitas nasional.
Komitmen tersebut disampaikan Kapolri saat syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Rabu, 1 Juli 2026. Syukuran Hari Bhayangkara berlangsung di Mako Satuan Latihan Korps Brigade Mobil Polri, Cikeas, Bogor.
Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan dinamika global menghadirkan tantangan besar bagi pembangunan nasional. Perubahan iklim, disrupsi teknologi, perang dagang, dan konflik geopolitik memerlukan langkah bersama.
"Menghadapi tantangan tersebut, Bapak Presiden telah memberikan instruksi guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan dan energi. Polri berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah demi menjaga stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Polri menjalankan berbagai program ketahanan pangan di seluruh Indonesia. Program mencakup lahan produktif, pekarangan pangan bergizi, dan pengawasan distribusi bantuan pemerintah.
Polri juga menggandeng Bank Himbara untuk mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat bagi petani. Langkah tersebut diharapkan memperkuat produktivitas dan kesejahteraan sektor pertanian nasional.
Kapolri menjelaskan Polri bekerja sama dengan kementerian, pemangku kepentingan, dan 30.548 kelompok tani. Kolaborasi itu mengembangkan penanaman jagung pada lahan potensial seluas 1,37 juta hektare.
"Hingga kuartal kedua 2026, program tersebut menghasilkan panen raya sebanyak 5,7 juta ton. Polri juga mengembangkan budidaya bawang putih di beberapa daerah strategis Indonesia," ucapnya.
Selain itu, lanjut Listyo, Polri telah menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional. Inovasi meliputi bibit unggul, pupuk presisi, mobile rotary dryer, hingga pembangunan 29 gudang pangan.
"Kami percaya, dengan semangat kolaborasi seluruh lapisan masyarakat, Indonesia dapat mempertahankan kemandirian dan menjaga ketersediaan pangan nasional berkelanjutan," kata Kapolri.
Polri juga mendukung swasembada energi melalui penghematan dan penegakan hukum sektor energi. Sepanjang 2026, Polri mengungkap 464 kasus dengan 594 tersangka.
Barang bukti yang berhasil disita meliputi 669 ribu liter solar dan 80 ribu liter pertalite. Selain itu, polri juga menyita 30 ribu tabung LPG serta menyelamatkan kerugian negara lebih Rp756 miliar.
Kapolri menegaskan seluruh langkah tersebut mendukung program prioritas pemerintah secara nyata. Upaya itu juga memperkuat stabilitas ekonomi nasional menghadapi tantangan global.
"Kami meyakini berbagai langkah strategis tersebut mendukung terwujudnya stabilitas fundamental perekonomian bangsa di tengah dinamika global yang kompleks," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....