Hari Bhayangkara Ke-80, Polri Tegaskan Transformasi untuk Masyarakat
- 01 Jul 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penegasan transformasi Polri untuk masyarakat.
- Polri terus memperkuat pelayanan melalui transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan.
- Digitalisasi layanan dan program sosial menjadi bagian penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi perjalanan panjang Polri untuk hadir dan mengabdi kepada bangsa. Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi profesional, modern, dan juga adaptif.
Transformasi tersebut tetap menempatkan masyarakat sebagai orientasi utama pelaksanaan tugas kepolisian. Komitmen itu ditegaskan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Rabu, 1 Juli 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan makna peringatan tersebut. Menurutnya, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional.
"Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Polri terus berkembang bersama rakyat dan benar-benar untuk masyarakat," ujarnya dikutip, Rabu, 1 Juli 2026.
Trunoyudo mengatakan tugas Polri telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tugas tersebut meliputi perlindungan, pelayanan, pengayoman, dan penegakan hukum.
"Presiden menyampaikan keamanan merupakan modal utama pembangunan. Polri akan selalu hadir melindungi, melayani, membantu, dan menegakkan hukum," ucapnya.
Ia menambahkan semangat "Polri untuk Masyarakat" diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial. Program tersebut telah berlangsung selama rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara.
"Berbagai kegiatan menunjukkan Polri hadir ketika masyarakat membutuhkan. Bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, dan bazar UMKM menjadi buktinya," katanya.
Trunoyudo mengatakan transformasi Polri terus berjalan melalui empat bidang utama. Bidang tersebut meliputi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan.
Transformasi diperkuat melalui digitalisasi layanan kepolisian kepada masyarakat. Inovasi itu mencakup Super Apps Polri dan layanan darurat Polisi 110.
Selain pelayanan publik, Polri mendukung berbagai program strategis nasional pemerintah. Dukungan diberikan pada ketahanan pangan, pendidikan, dan penanganan kejahatan transnasional.
Menurut Trunoyudo, seluruh upaya tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Profesionalisme dan integritas menjadi kunci memperkuat kepercayaan publik.
"Kapolri selalu menegaskan Polri adalah bagian dari masyarakat. Polri akan meningkatkan profesionalisme dan berpegang pada Tribrata serta Catur Prasetya," tutupnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menegaskan komitmen Polri melanjutkan transformasi kelembagaan. Langkah tersebut diharapkan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....