PON XXII 2028 Digelar di NTT, NTB, dan Jakarta sebagai Wilayah Penunjang

  • 01 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 akan diselenggarakan di tiga provinsi.
  • Erick mengatakan pemerintah terus mempercepat konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan PON 2028.
  • pemerintah bersama pemda mulai memetakan kesiapan arena pertandingan yang akan digunakan untuk setiap cabang olahraga.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 akan diselenggarakan di tiga provinsi. Yakni, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah, serta DKI Jakarta sebagai wilayah penunjang penyelenggaraan sejumlah pertandingan.

Erick mengatakan pemerintah terus mempercepat konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan PON 2028 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan. Tetapi juga administrasi serta tata kelola.

"Kami ingin memastikan penyelenggaraan PON 2028 berjalan dengan baik di seluruh wilayah yang terlibat. Karena itu koordinasi antarpemerintah daerah dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat agar persiapan berjalan sesuai target," kata Erick, Jakarta, Rabu 1 Juli 2026.

Menurut Erick, penetapan DKI Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki dasar hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Dengan demikian, Jakarta akan menjadi lokasi pelaksanaan sejumlah cabang olahraga selain yang digelar di dua provinsi tuan rumah.

Ia menjelaskan, pemerintah bersama pemerintah daerah mulai memetakan kesiapan arena pertandingan yang akan digunakan untuk setiap cabang olahraga. Masing-masing daerah juga diminta menunjuk person in charge (PIC) guna mengikuti rapat koordinasi secara berkala hingga menjelang pelaksanaan PON.

Pemetaan tersebut, lanjut Erick, menjadi dasar bagi pemerintah untuk menghitung kebutuhan anggaran penyelenggaraan di setiap daerah. "Kalau untuk jumlah cabang olahraganya berapa di NTB, NTT, dan Jakarta itu masih akan dipetakan lewat rapat koordinasi seluruh stakeholder," ujarnya.

Selain itu, pemerintah pusat tengah menyinkronkan berbagai usulan dari pemerintah daerah bersama KONI, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun). Serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait skema pendanaan.

Melalui proses sinkronisasi tersebut, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan anggaran. Sekaligus memastikan kesiapan pendanaan di seluruh daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....