KOWANI Perkuat Spiritualitas Perempuan pada Tahun Baru Islam
- 30 Jun 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KOWANI mendorong penguatan spiritualitas perempuan sebagai fondasi membangun keluarga tangguh dan generasi beriman, berakhlak, serta berkarakter
- Momentum Tahun Baru Islam dimanfaatkan KOWANI untuk memperkuat sinergi organisasi serta menghadirkan program yang lebih inovatif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mendorong penguatan spiritualitas perempuan pada momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Upaya tersebut dinilai penting membangun keluarga tangguh sekaligus melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter.
Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan "Senja Penuh Berkah: Doa Warisan untuk Generasi" di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan itu juga menjadi rangkaian menuju 100 Tahun KOWANI sekaligus mendukung inisiatif KOWANI Goes to UNESCO Memory of the World.
Ketua Umum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan peringatan Tahun Baru Islam memperkuat nilai spiritual perempuan sebagai ibu bangsa. Menurutnya, perempuan beriman mampu menjalankan peran strategis dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.
“Melalui semangat 1 Muharam ini, kami ingin menguatkan spiritualitas perempuan. Perempuan yang mengenal Tuhannya akan memiliki kekuatan untuk menjadi problem solver, mampu menghadirkan solusi bagi kehidupan anak-anak dan generasi penerus bangsa,” ujar Nannie dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Juni 2026.
Nannie menegaskan warisan terbaik bagi anak bukanlah harta maupun jabatan, melainkan keimanan dan akhlak mulia. Menurutnya, pembangunan bangsa ditentukan kualitas karakter yang dibentuk sejak lingkungan keluarga.
Ia juga mengatakan kegiatan tersebut memperkuat soliditas seluruh organisasi anggota Federasi KOWANI dalam menjalankan berbagai program. Nanie juga menilai sinergi antarlembaga penting menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia.
“Semangat 1 Muharam ini menjadi semangat baru bagi KOWANI untuk menghadirkan program-program yang lebih inovatif. Lebih peduli kepada masyarakat, khususnya perempuan, sehingga keberadaan KOWANI semakin dirasakan manfaatnya,” katanya.
Ketua Umum KOWANI ini berharap semangat Tahun Baru Islam menjadi energi baru menghadirkan program yang inovatif dan responsif. Program tersebut diharapkan semakin memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat serta pemberdayaan perempuan.
Sementara itu, Ustadz Maulana mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan lebih baik. Ia mendorong peningkatan kualitas ibadah, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap keluarga serta masyarakat.
“Hidup itu harus bergerak, selama kita masih diberi kesempatan oleh Allah, isi hari-hari dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Jangan hanya berpikir untuk diri sendiri, tetapi jadilah pribadi yang mau mengurus agama, keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya saat tausiyahnya.
Ustadz Maulana menegaskan warisan terbaik bagi generasi bukanlah harta benda, melainkan doa dan keteladanan orang tua. Ia juga mengajak masyarakat memperbanyak amal saleh serta menghadiri majelis ilmu sebagai bekal kehidupan.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, KOWANI menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan keluarga dan karakter generasi. Semangat hijrah diharapkan menjadi inspirasi membangun Indonesia yang maju, berkarakter, dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....