KOWANI Dorong Perempuan Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan

  • 09 Jun 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KOWANI mendorong perempuan mengambil peran lebih besar dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup
  • Nanie Hadi Tjahjanto menilai kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini melalui keluarga
  • Persoalan lingkungan dinilai membutuhkan kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat
  • BRIN menekankan pentingnya riset dan inovasi dalam mendukung kebijakan lingkungan berkelanjutan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mendorong perempuan mengambil peran lebih besar dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Ketua Umum KOWANI Nanie Hadi Tjahjanto mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Hal itu disampaikannya dalam Seminar Nasional Hari Lingkungan Hidup 2026 yang digelar KOWANI di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurutnya, peran perempuan dapat dijalankan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat. Ia menilai kesadaran menjaga lingkungan perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan dalam keluarga.

“Menjelang satu abad KOWANI, kami ingin memperkuat komitmen perempuan Indonesia untuk turut mengambil bagian dalam menjaga bumi. Perempuan memiliki posisi strategis, baik dalam keluarga maupun masyarakat, untuk menanamkan kesadaran dan budaya peduli lingkungan sejak dini,” ucap Nanie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Nanie mengungkapkan persoalan lingkungan hidup saat ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan organisasi masyarakat perlu terlibat bersama.

Nanie menegaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya menjadi momentum refleksi semata. Menurutnya, masyarakat juga perlu didorong melakukan langkah nyata menjaga kelestarian alam.

“Kita harus menjaga alam agar terhindar dari berbagai kerusakan lingkungan yang dapat mengancam kehidupan masyarakat. Menanam pohon merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga bumi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang perlu dijaga bersama. Ketum KOWANI ini menilai potensi tersebut harus diwariskan kepada generasi mendatang melalui kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

"KOWANI harus menjadi pelopor dalam menjaga bumi, karena menjaga bumi sama artinya dengan menjaga masa depan anak cucu kita. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang," kata Nanie.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amarulla Octavian menyoroti pentingnya riset dan inovasi dalam mendukung kebijakan lingkungan berkelanjutan. Menurutnya, tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan memerlukan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

Ia menilai kebijakan lingkungan akan lebih efektif apabila disusun berdasarkan hasil riset yang kuat. Dengan demikian, berbagai program pelestarian lingkungan dapat memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, Mantan Ketua Umum KOWANI periode 2009-2014 Dewi Motik juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali gerakan ‘Tanam dan Pelihara’. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan menanam pohon.

“Gerakan menanam pohon harus diikuti dengan komitmen untuk merawatnya. Dulu KOWANI memiliki gerakan Tanam dan Pelihara, dan semangat itu perlu kita hidupkan kembali,” kata Dewi.

Ia menambahkan upaya penghijauan perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk di kawasan pesisir melalui penanaman mangrove. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan abrasi pantai.

Melalui seminar dan gerakan penanaman pohon serentak yang melibatkan organisasi anggotanya, KOWANI berharap kesadaran masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai aksi nyata untuk menjaga bumi secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....