Kolaborasi Percepat Tiga Juta Rumah lewat Hibah Lahan Meikarta
- 30 Jun 2026 06:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah memperkuat kolaborasi percepatan Program Tiga Juta Rumah melalui hibah lahan Meikarta.
- Kolaborasi melibatkan pemerintah, Danantara, dan sektor swasta.
- Proyek yang berdampak luas bagi masyarakat menjadi prioritas utama.
- Pembangunan ditargetkan dimulai setelah administrasi hibah rampung.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah memperkuat kolaborasi mempercepat Program Tiga Juta Rumah melalui hibah lahan Meikarta. Langkah itu melibatkan pemerintah, Danantara, dan sektor swasta.
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhisadewa memastikan pemerintah mempercepat proses administrasi hibah lahan. Langkah tersebut mendukung percepatan pembangunan rumah bagi masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah akan mengutamakan proyek yang memberi manfaat luas. Proses hibah juga dipastikan mengikuti ketentuan yang berlaku.
"Approach pemerintah, terutama dari Kementerian Keuangan clear, setiap ada proyek yang menguntungkan masyarakat, negara, pasti akan kami percepat. Nanti saya pastikan akan bersama Pak Nusron memastikan dalam 2 bulan clear semua, bisa mulai dibangun setelah itu,” kata Purbaya dalam agenda Penandatanganan Komitmen Hibah Lahan PT. Lippo Cikarang Tbk, di Gedung Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Disisi lain, CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyatakan lembaganya siap menerima amanah pengelolaan lahan hibah. Pengelolaan dilakukan sesuai aturan dan prinsip tata kelola.
Ia mengatakan lahan sekitar 30 hektare berpotensi menyediakan sekitar 141 ribu unit hunian. Program tersebut diperkirakan memberi manfaat bagi ratusan ribu masyarakat.
"Kami dari Danantara siap untuk menjalankan amanah yang diberikan kepada kami, tentunya tetap mengacu kepada aturan yang ada. Dan insya Allah bisa kita lakukan pada tepat waktu,” ucap Rosan.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan backlog kepemilikan rumah nasional masih mencapai 9,64 juta unit. Pemerintah memprioritaskan pembangunan hunian vertikal di kawasan perkotaan.
Menurutnya, kapasitas lahan jauh melampaui realisasi pembangunan rumah susun subsidi beberapa tahun terakhir. Program tersebut diharapkan mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.
"Pada hari ini telah dilaksanakan penandatanganan komitmen Hibah dari Lippo Cikarang kepada negara. Diharapkan ini menjadi terobosan besar karena dari data yang ada, 5 tahun terakhir rumah susun subsidi pembiayaannya hanya 140,” ujar Maruar.
Maruarar berharap proses lintas kementerian segera rampung sesuai target pemerintah. Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor penting keberhasilan program.
Pemerintah menargetkan pembangunan segera dimulai setelah seluruh tahapan administrasi hibah selesai. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mempercepat penyediaan rumah layak bagi masyarakat. (Sarah Maulida Ali)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....