Pemerintah Percepat Pembangunan Irigasi untuk Dukung Swasembada Pangan

  • 29 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian sebagai langkah strategis
  • Ini untuk meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani
  • Sudaryono mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 triliun setiap tahun untuk memperbaiki jaringan irigasi primer, sekunder

RRI.CO.ID, Batam - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian sebagai langkah strategis. Ini untuk meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Sudaryono mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 triliun setiap tahun untuk memperbaiki jaringan irigasi primer, sekunder. Hingga tersier di berbagai daerah.

"Presiden memutuskan bahwa persoalan irigasi tidak boleh lagi terhambat oleh birokrasi. Kalau daerah belum mampu memperbaiki, negara harus hadir, karena itu pemerintah mengalokasikan sekitar Rp12 triliun setiap tahun untuk memperbaiki irigasi primer, sekunder, maupun tersier di seluruh Indonesia agar produktivitas pertanian meningkat," kata Sudaryono, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, percepatan pembangunan irigasi menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Selama ini, optimalisasi jaringan irigasi kerap terkendala pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

Ia menegaskan sektor pertanian dan pangan merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan petani dan meningkatkan produksi pangan nasional.

Sudaryono mengatakan sejumlah kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil, antara lain dengan dihentikannya impor beberapa komoditas pangan strategis. Ini seperti beras konsumsi dan jagung konsumsi, serta penguatan kapasitas produksi dalam negeri.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperkuat investasi di sektor pertanian melalui peningkatan anggaran, pembangunan infrastruktur, dan penyederhanaan regulasi. Guna mendukung tercapainya swasembada pangan.

"Tujuan akhirnya jelas, yaitu Indonesia swasembada pangan, stok pangan nasional kuat. Dan yang paling penting petani Indonesia semakin sejahtera," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....