Harganas Ke-33, Yogyakarta Jadi Simbol Kembalinya Tentara kepada Keluarga

  • 29 Jun 2026 11:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menyampaikan alasan mengapa Yogyakarta dipilih sebagai lokasi peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33. Menurut dia, kota tersebut menjadi saksi sejarah kembalinya tentara Indonesia kepada keluarga setelah perjuangan.

“Hari Keluarga Nasional lahir dari peristiwa sejarah ketika para tentara Republik Indonesia kembali ke keluarga masing-masing," ujarnya, Senin 29 Juni 2026. "Peristiwa agresi militer kedua di Yogyakarta menjadi pengingat kuat bahwa keluarga adalah tujuan akhir perjuangan bangsa."

Wihaji menambahkan penetapan Yogyakarta sebagai lokasi peringatan memiliki keterkaitan erat dengan sejarah lahirnya Hari Keluarga Nasional. Peristiwa tersebut menjadi simbol penting bahwa keluarga merupakan tujuan akhir perjuangan setelah mempertahankan kedaulatan bangsa.

“Setelah perang usai, para tentara kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarga mereka masing-masing," ujarnya. "Dari situlah makna keluarga menjadi sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia hingga saat ini."

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan nilai historis tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda dalam kehidupan modern. Menurut dia, keluarga menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan sosial di tengah berbagai tantangan zaman.

“Keluarga adalah tempat pertama membangun karakter sekaligus menjaga nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya. "Semangat perjuangan para tentara dahulu harus diterjemahkan dalam bentuk penguatan keluarga di masa sekarang."

Wihaji berharap peringatan Harganas ke-33 mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga dalam kehidupan berbangsa. Seperti ditegaskannya bahwa keluarga harus menjadi tempat kembali yang aman, sebagaimana para pejuang pulang setelah perjuangan panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....