Presiden Prabowo Ingin 'Manfaatkan' Profesor untuk Atasi Persoalan Bangsa
- 29 Jun 2026 01:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Presiden Prabowo perintahkan Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto bentuk Satgas
- 2. Presiden Prabowo ingin libatkan guru besar untuk kemajuan bangsa
- 3. Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya inovasi, riset dan teknologi
RRI.CO.ID. Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya melibatkan guru besar dan dosen untuk menghadirkan solusi nasional. Kepala Negara memiliki keinginan kuat untuk memanfaatkan keahlian orang-orang pintar dari perguruan tinggi bagi kemajuan bangsa.
"Di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo, punya keinginan yang kuat untuk memanfaatkan sebanyak-banyaknya orang-orang pintar di Indonesia. Terutama guru besar-guru besar yang ada di perguruan tinggi," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI), Brian Yuliarto dalam keterangan kepada wartawan usai acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu, 28 Juni 2026.
Menteri Brian mengatakan, bagi Presiden Prabowo, perguruan tinggi merupakan tempat berkumpulnya orang-orang cerdas atau 'the brightest people'. Presiden Prabowo menilai, orang-orang pintar di Indonesia berkumpul di perguruan tinggi.
"Bapak Presiden menyampaikan inilah 'the brightest people' di Indonesia itu ya berkumpulnya. Tempat berkumpulnya orang-orang terpintar di Indonesia adalah di perguruan tinggi," ujarnya.
Pasa acara sarasehan kebangsaan, Menteri Brian mengatakan peserta yang merupakan rektor, dekan hingga dosen menyampaikan berbagai masukan kepada Presiden Prabowo Presiden Prabowo menerima berbagai pertanyaan dan masukan yang diberikan oleh pihak kampus, berjanji akan menindaklanjutinya.
Presiden Prabowo menindaklanjuti masukan tersebut dengan memerintahkan Menteri Brian untuk membentuk satuan tugas (Satgas) atau kelompok kerja. Menteri Brian mengatakan keberadaan Satgas untuk memaksimalkan sumbangsih dari perguruan tinggi sehingga target program strategis nasional tercapai.
"Presiden meminta kami membentuk semacam Satgas atau kelompok kerja yang nantinya intinya adalah berisi insan-insan guru besar, dosen, peneliti dari perguruan tinggi maupun BRIN. Untuk bisa mengkaji lebih lanjut bersama Kementerian Teknis terkait," katanya.
Presiden Prabowo berharap keberadaan Satgas akan mempercepat target strategis di setiap kementerian. "Sehingga tadi Bapak Presiden berharap sumbangsih dari insan perguruan tinggi itu dapat mempercepat target-target kebijakan strategis Bapak Presiden yang ada di setiap kementerian-kementerian," ujarnya.
Menteri Brian menegaskan Presiden Prabowo kembali menekankan pentingnya riset, inovasi dan teknologi bagi kemajuan bangsa. Bahkan sebagai fundamental yang diperlukan untuk menjadi negara maju.
"Bapak Presiden selalu menekankan bahwa sains, teknologi, riset, inovasi itu adalah suatu fundamen yang diperlukan bagi kemajuan bangsa kita. Tadi Bapak Presiden juga menyatakan bahwa kita sebagai satu bangsa tentunya berada dalam satu nahkoda kapal besar, kapal bangsa kita," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....