Percepatan Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Disambut Apresiasi

  • 29 Jun 2026 08:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat revitalisasi dan rehabilitasi sekolah terdampak bencana di Sumatera menuai pujian.
  • Percepatan perbaikan sarana pendidikan merupakan langkah strategis untuk memastikan hak anak memperoleh layanan pendidikan

RRI.CO.ID, Jakarta- Langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat revitalisasi dan rehabilitasi sekolah terdampak bencana di Sumatra menuai pujian. Salah satunya dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati.

Menurut Kurniasih, percepatan perbaikan sarana pendidikan merupakan langkah strategis untuk memastikan hak anak memperoleh layanan pendidikan. Yang aman dan berkualitas tetap terpenuhi, meskipun berada di wilayah yang terdampak bencana.

"Kita mendukung rencana percepatan revitalisasi dan rehabilitasi sekolah terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera, terlebih saat ini masa liburan sekolah. Semoga dengan kolaborasi semua pihak, anak-anak di Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa kembali bersekolah dengan bangunan yang aman dan nyaman," katanya, melalui keterangan pers tertulis, Senin, 29 Juni 2026.

Ia juga menilai target pemerintah untuk menyelesaikan sebagian besar revitalisasi sekolah pada tahun ajaran 2026/2027 layak mendapat dukungan. Termasuk penyediaan ruang kelas darurat yang representatif juga menjadi solusi penting agar pembelajaran tetap berlangsung selama proses rehabilitasi.

Kurniasih menekankan bahwa wilayah Sumatera yang kerap dilanda bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Sehingga membutuhkan pembangunan infrastruktur pendidikan yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.

"Kita tidak hanya membangun kembali gedung sekolah yang rusak. Tetapi juga harus membangun sekolah yang lebih kuat, lebih aman, dan memiliki standar mitigasi bencana yang baik," katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Termasuk melibatkan masyarakat, agar percepatan pembangunan sekolah dapat berjalan secara optimal.

"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan percepatan revitalisasi sekolah. Pendidikan harus menjadi prioritas dalam proses pemulihan pascabencana," katanya.

Kurniasih berharap seluruh sekolah yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra dapat segera kembali beroperasi secara normal. Dengan demikian, peserta didik dapat kembali belajar dengan tenang, sementara para guru dapat menjalankan proses pembelajaran secara optimal.

"Investasi terbaik pascabencana adalah memastikan anak-anak kembali belajar di ruang kelas yang aman. Masa depan mereka tidak boleh tertunda akibat kerusakan fasilitas pendidikan," ujarnya, mengakhiri keteranganya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....