Internet BAKTI Komdigi Buka Isolasi Digital di Flores Timur
- 12 Agt 2026 17:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Flores Timur merasakan dampak positif dari perluasan fasilitas infrastruktur internet program BAKTI Komdigi (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital). Kehadiran jaringan komunikasi tersebut dinilai mampu membuka isolasi wilayah kepulauan yang berada pada kawasan rawan bencana alam.
Kondisi geografis ekstrem dengan medan perbukitan terik sempat membuat sinyal telekomunikasi amat sulit menjangkau wilayah pelosok. Namun kini kehadiran ratusan titik akses internet BAKTI berhasil menghubungkan berbagai sektor penting secara lebih optimal.
Pejuang Internet di Tengah Era Digitalisasi
Jajaran pemeritah daerah lintas sektor menghadiri acara dialog bersama jajaran mitra BAKTI. Acara tersebut yakni 'BAKTI Media Connect 2026: Memeratakan Akses Informasi ke Penjuru Negeri', yang digelar di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Salah satu yang bercerita ialah Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Flores Timur Silvester Suban Toa Kabelen. Dirinya menjelaskan bahwa seluruh wilayah Kabupaten Flores Timur dominaj memiliki kondisi geografis kepulauan dengan pegunungan serta perbukitan terik.
Kondisi alam sangat ekstrem tersebut telah membuat jaringan transmisi sinyal telekomunikasi amat sulit untuk menjangkau seluruh pelosok desa. Silvester bahkanvmenceritakan perjuangan warga desa terpencil yang sangat kesulitan mendapatkan sinyal untuk mengirimkan data maupun berkomunikasi sehari hari.
"Masyarakat bahkan sampai harus memanjat pohon tinggi demi mendapatkan sinyal telepon untuk menghubungi keluarga mereka," ujar Silvester menjelaskan. Silvester juga mengungkapkan kebiasaan unik warga yang kerap kali menaruh telepon seluler pada ambang jendela rumah agar bersinyal.
"Masyarakat daerah kami harus menempuh jarak hingga berkilometer hanya demi mengirimkan data informasi ke pemerintah pusat," kata Silvester. Kini kehadiran fasilitas dari program BAKTI telah membangun enam tower BTS beserta 262 titik.
"Bantuan infrastruktur ini amat membantu seluruh konektivitas di kantor pemerintahan sekolah serta puskesmas daerah bencana," ujar Silvester menjelaskan. Untuk itu, Pemerintah Daerah Flores Timur memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh jajaran BAKTI beserta para penyedia jaringan layanan komunikasi. ""Bantuan infrastruktur amat membantu seluruh konektivitas di kantor pemerintahan sekolah serta puskesmas daerah bencana," ujar Silvester menjelaskan.
Bantuan BAKTI Penyelamat Akses Internet SMAN 1 Titehena di Tengah Keterbatasan Sinyal
Hal yang sama juga dirasakan di sektor pendidikan. Layanan internet dari BAKTI Komdigi menjadi solusi utama yang sangat membantu aktivitas pembelajaran di SMAN Satu Titehena.
Bahkan kehadiran fasilitas jaringan dari pemerintah tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh seluruh pihak sekolah sejak beberapa tahun lalu. Ia bercerita komunikasi di wilayah tersebut memang tergolong sangat sulit karena lokasinya berada pada kawasan tanpa sinyal kuat.
Pengelola sekolah sempat berjuang keras mencari cara agar bisa mengirimkan berbagai dokumen penting serta laporan ke dinas.
Kepala Sekolah SMAN 1 Titehena, Konrardus Kudarto menegaskan, program bantuan dari BAKTI Komdigi sangat membantu proses kegiatan pembelajaran di sekolah.
"Kehadiran jaringan internet tersebut membuat kami bisa menjalankan program pembelajaran berbasis digital secara lebih optimal," kata dia.
Konrardus Kudarto bercerita sebelum ada bantuan BAKTI, lokasi sekolah di Flores Timur tergolong area blank spot yang sangat susah sinyal.
Bahkan, seru dia, di sekolah harus memakai peralatan penguat sinyal tambahan hanya demi mendapatkan sedikit koneksi internet. "Bantuan internet BAKTI sangat menunjang berbagai kegiatan penting seperti pelaksanaan ujian asesmen berbasis komputer," ucapnya.
Ia menceritakan pula, kondisi bencana erupsi gunung sempat membuat gedung sekolah dijadikan posko utama bagi pengungsi warga.
"Penggunaan jaringan internet dari BAKTI sempat terfokus penuh untuk mendukung pelayanan informasi bagi seluruh pengungsi," kata dia.
Konrardus berharap, bantuan fasilitas internet BAKTI bisa terus diperkuat demi kelancaran kegiatan ujian siswa."Dukungan penuh dari BAKTI Komdigi amat krusial untuk menunjang kualitas masa depan pendidikan anak bangsa," ucapnya.
Keberhasilan Transformasi Layanan Kesehatan di Puskesmas Ilebura
Setelah pendidikan, sektor kesehatan pun mengalami transformasi digital yang sangat signifikan setelah masuknya program internet BAKTI. Akses internet tersebut sangat membantu para tenaga medis menyelesaikan berbagai laporan pelayanan kesehatan masyarakat secara cepat dan efisien.
Sebelum jaringan internet hadir masyarakat serta para tenaga kesehatan harus mencari sinyal telepon sampai ke titik lokasi tertentu. Kondisi geografis wilayah setempat yang berada di kaki Gunung Lewotobi membuat komunikasi antar wilayah desa terasa sangat sulit.
Kepala Puskesmas Ilebura Yohanes Noda Kwuta menyatakan kehadiran program BAKTI ini sangat membantu operasional pelayanan kesehatan masyarakat. Ketersediaan koneksi internet mempermudah proses pendataan pasien pengisian rekam medis elektronik hingga pembuatan laporan rutin ke dinas kesehatan.
Yohanes menyatakan dahulu pihak puskesmas sering terpaksa melakukan prosedur rujukan pasien secara acak tanpa adanya kepastian fasilitas. "Kami dulu sering mengirimkan pasien rujukan tanpa mengetahui ketersediaan kamar serta keberadaan dokter spesialis di rumah sakit tujuan," ucapnya bercerita.
Namun kini proses rujukan pasien dapat dilakukan secara jauh lebih terintegrasi melalui pemanfaatan aplikasi khusus bernama sistem SISUTEK. Sistem rujukan digital ini mampu mencegah penolakan pasien darurat karena kepastian ketersediaan tempat tidur dapat diketahui sejak awal.
Yohanes juga mengungkapkan bahwa pihak puskesmas masih menghadapi tantangan besar terkait komunikasi dengan jejaring pelayanan di wilayah desa. "Kami membawahi empat puluh delapan jejaring yang meliputi belasan posyandu pustu polindes serta puluhan lembaga pendidikan di daerah," kata dia.
Pihaknya sangat berharap agar perluasan jaringan internet dapat menjangkau seluruh pelosok desa demi mendukung percepatan penanganan masalah stunting. Kolaborasi teknologi informasi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi medis guna meningkatkan derajat kualitas kesehatan seluruh masyarakat wilayah Ilebura.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....