Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

  • 26 Jun 2026 12:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia melalui penguatan sistem pertanian berkelanjutan.
  • Presiden menegaskan penerapan teknologi pertanian menjadi kunci meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan nasional.
  • Pemerintah akan memperluas penerapan teknologi pertanian hingga seluruh daerah untuk mewujudkan swasembada pangan di setiap wilayah.

RRI.CO.ID, Gorontalo - Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia melalui penguatan sistem pertanian berkelanjutan. Optimisme tersebut didukung peningkatan produktivitas dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Presiden mengatakan keberhasilan swasembada pangan harus dijaga agar berlangsung secara berkelanjutan. Menurutnya, kesejahteraan petani juga harus terus ditingkatkan melalui penerapan teknologi pertanian.

"Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia, kita bisa bantu banyak negara. Tapi intinya sekarang kita bersyukur, kita jaga," ujar Presiden saat meninjau gelar teknologi dan inovasi di Pekan Nasional ke-17 Petani dan Nelayan di Gorontalo, Rabu, 24Juni 2026.

"Ini tidak boleh fenomena satu tahun, dua tahun, harus sistem yang berkelanjutan. Petani kita harus hidup dengan baik, teknologi harus kita belajar secepat mungkin," ucap Presiden melanjutkan.

Presiden menegaskan pemerintah memperkuat seluruh rantai produksi pangan melalui strategi intensifikasi, ekstensifikasi, dan hilirisasi. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan kualitas sekaligus keberagaman hasil pertanian nasional.

"Jadi yang kita produksi nanti kualitasnya sangat baik. Tidak hanya beras, tidak hanya jagung, tapi singkong, gula, kedelai, semua, sorgum, sagu," kata Presiden.

"Ini semua karunia dari Maha Kuasa, lahan kita cukup, tanah kita bagus, tinggal pengairan nanti kita bisa atur. Kita juga bersyukur kita sudah punya teknologinya," ujar Presiden dihadapan awak media.

Presiden juga menyampaikan perkembangan sektor pertanian nasional yang menjadi fondasi penting bagi ketahanan negara menghadapi berbagai tantangan global. Menurutnya, negara yang kuat selalu ditopang oleh sektor pertanian yang kuat dan produksi pangan yang aman.

Presiden menegaskan penerapan teknologi pertanian akan terus diperluas hingga seluruh daerah Indonesia. "Ini kita ingin supaya disosialisasikan, diajarkan ke semua daerah," ucapnya.

"Kita mau tiap desa bisa swasembada, tiap kecamatan swasembada, tiap kabupaten swasembada, tiap provinsi swasembada minimal. Kalau bisa provinsi produksi untuk eskpor, produksi untuk ke tempat lain, ini kita punya strategi ke depan," ucap Presiden menutup pernyataannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....