Hidupkan Tradisi Mendongeng, Menbud Akan Siapkan 'Gerakan Indonesia Bercerita'
- 24 Jun 2026 21:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menbud Fadli akan meluncurkan Gerakan Indonesia Bercerita untuk memperkuat tradisi mendongeng dan pelestarian budaya lisan.
- Program tersebut mencakup pelatihan, workshop, dan inkubasi guna melahirkan pendongeng dari berbagai generasi.
- Neno Warisman menyiapkan diseminasi nasional di tujuh wilayah untuk memperluas gerakan pelestarian cerita rakyat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon berencana menghadirkan 'Gerakan Indonesia Bercerita' sebagai program nasional tahun ini. Program tersebut disiapkan untuk memperkuat tradisi mendongeng sekaligus mendorong pelestarian budaya lisan di masyarakat.
Menurutnya, gerakan tersebut akan melibatkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kapasitas para pegiat budaya. Kegiatan itu mencakup pelatihan, workshop, inkubasi, serta pembinaan bagi calon pendongeng dari berbagai generasi.
"Kami berencana membentuk Gerakan Indonesia Bercerita melalui berbagai program pelatihan, workshop, dan inkubasi budaya nasional. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan pendongeng dari berbagai generasi untuk memperkuat tradisi lisan Indonesia," saat ditemui wartawan usai acara Puncak Apresiasi Karya Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia menilai mendongeng merupakan salah satu tradisi yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tradisi tersebut menjadi bagian dari Objek Pemajuan Kebudayaan yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.
Melalui program tersebut, Kementerian Kebudayaan berharap lahir lebih banyak pendongeng yang mampu meneruskan warisan budaya bangsa. Kehadiran para pendongeng dinilai penting untuk menyampaikan nilai budaya kepada generasi muda secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan tradisi lisan di Indonesia memiliki beragam bentuk yang berkembang pada berbagai daerah. Tradisi tersebut diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat.
Ia kemudian mencontohkan sejumlah tradisi lisan yang masih hidup dan berkembang di berbagai wilayah Indonesia saat ini. Setiap daerah memiliki bentuk serta penyebutan berbeda yang mencerminkan kekayaan budaya lokal masing-masing.
"Di Sumatra Barat terdapat tradisi Tambo, sementara daerah lain memiliki bentuk tradisi lisan yang berbeda. Seluruh tradisi tersebut diwariskan secara turun-temurun dan menjadi sarana penanaman nilai budaya kepada masyarakat," ucapnya.
Menurutnya, keberagaman tradisi lisan menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang perlu terus dilestarikan bersama. Tradisi tersebut tidak hanya menyimpan cerita, tetapi juga nilai kehidupan yang diwariskan antar generasi.
Ia berharap Gerakan Indonesia Bercerita dapat menjadi wadah penguatan tradisi lisan di seluruh Indonesia. Dengan demikian, nilai budaya yang terkandung dalam berbagai cerita rakyat dapat terus hidup di masyarakat.
Sementara itu, Dewan Juri Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Neno Warisman, mendorong penguatan gerakan pelestarian cerita rakyat di berbagai daerah. Upaya tersebut dilakukan agar warisan budaya lisan dapat terus dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.
Menurutnya, pengembangan gerakan cerita rakyat memerlukan langkah yang terencana serta melibatkan berbagai pihak terkait. Karena itu, pihaknya menyiapkan program diseminasi nasional yang akan dilaksanakan di tujuh wilayah Indonesia.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memperluas jangkauan gerakan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya. Diseminasi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat kepada publik.
"Kami ingin gerakan ini berjalan secara terarah dan tidak dilakukan secara asal-asalan. Karena itu, diperlukan upaya penyebaran yang lebih terstruktur agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas," kata Neno.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....