Vox Point Indonesia Hidupkan Cerita Rakyat untuk Tingkatkan Literasi Anak

  • 06 Jun 2026 13:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Pox Point Indonesia akan keliling Indonesia untuk hidupkan cerita rakyat
  • 2. Cerita rakyat diyakini akan meningkatkan literasi pada anak
  • 3. Salah satu penyebab rendahnya literasi anak karena rendahnya peran orang tua
  • 4. Menghidupkan kembali cerita rakyat, adalah salah satu kontribusi dari Pox Point Indonesia untuk bangsa

RRI.CO.ID, Jakarta - Vox Point Indonesia menghindupkan kembali cerita-cerita rakyat diantaranya melalui seni storytelling digital. Upaya tersebut untuk meningkatkan literasi anak-anak Indonesia.

"Kita melakukan aksi nyata, membantu pemerintah dengan memberikan sebuah sumbangan yaitu karya untuk meningkatkan kemampuan literasi anak-anak kita. Caranya dengan menghidupkan kembali cerita-cerita rakyat, cerita-cerita orang kudus dan itu untuk men-trigger kemampuan berpikiran anak-anak kita," Wakil Ketua Umum Vox Point Indonesia Indra Charismiadji saat ditemui RRI.CO.ID, usai perayaan HUT ke -10 di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri, Gedung Radio Republik Indonesia (RRI), Jumat, 5 Juni 2026.



Indra yang dikenal sebagai praktisi pendidikan, akan berkeliling Indonesia untuk mendorong cerita-cerita rakyat masuk ke keluarga Indonesia. Salah satu penyebab minimnya literasi anak karena minimnya peran keluarga karena orang tua cenderung menyerahkan persoalan pendidikan ke guru atau sekolah.

"Saya mau keliling Indonesia untuk lebih banyak dipakai, menjelaskan bagaimana kita menghidupkan peran keluarga. Bagaimana keluarga itu harus menjadi pusat pendidikan yang pertama dan utama," katanya.

Pada perayaan HUT ke-10, Vox Point Indonesia juga diluncurkan program digital storytelling yang terdiri dari dua kanal utama. Yakni Kisah Santo bersama Ki Petrus dan Cerita Rakyat Nyi Dayat.

Program ini menjadi karya edukatif Vox Point Indonesia untuk masyarakat. Khususnya dalam memperkuat literasi, karakter, iman, budaya, dan imajinasi anak Indonesia melalui media digital.

Kisah Santo bersama Ki Petrus menghadirkan kisah Santo, Santa, dan orang kudus. Dalam tradisi Gereja Katolik melalui format cerita yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami anak-anak maupun keluarga.

Sementara itu, Cerita Rakyat Nyi Dayat mengangkat berbagai kisah rakyat dari seluruh pelosok Indonesia. Hal ini sebagai upaya merawat kekayaan budaya, kearifan lokal, nilai moral, dan identitas kebangsaan.

Program tersebut digagas oleh Indra Charismiadji. Menurut Indra, digital storytelling merupakan salah satu ikhtiar konkret untuk menghadirkan konten pendidikan yang relevan dengan dunia anak hari ini.

Indra menjelaskan, program ini lahir dari keyakinan bahwa cerita memiliki peran penting. Dalam membangun kecerdasan anak.

Ia mengutip ungkapan yang kerap dikaitkan dengan Albert Einstein. “Jika Anda ingin anak-anak Anda cerdas, bacakan mereka dongeng. Jika Anda ingin mereka lebih cerdas, bacakan mereka lebih banyak dongeng,” katanya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....