Kasus Penyekapan Bandung, Cucun Tekankan Pentingnya Masyarakat Aktif Melapor
- 24 Jun 2026 13:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Cucun menyebut kasus penyekapan di Kabupaten Bandung menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian lingkungan
- Kapolda Jawa Barat telah membentuk satgas guna mengejar pelaku, sementara DPR terus berkoordinasi dengan kepolisian
- Korban akan mendapat pendampingan dari Unit PPA, Kementerian PPPA, dan Komisi VIII melalui program trauma healing
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut kasus penyekapan di Kabupaten Bandung menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat. Ia mengatakan Kapolda Jawa Barat langsung membentuk satuan tugas untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku penyekapan tersebut.
Cucun mengimbau masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar mereka. Menurutnya jika terjadi peristiwa serupa warga tidak boleh diam dan harus segera melapor kepada kepolisian.
“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa bagaimana muncul keamanan ketertiban ini dari masyarakat sendiri. Kalau terjadi hal-hal seperti itu, jangan bungkam, jangan diam, sampaikan kepada pihak kepolisian supaya bisa ditindak secepatnya,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menilai sebagian korban atau keluarga kerap tidak berani melapor karena ketakutan akibat ancaman tertentu. Karena itu masyarakat diminta mempercayakan penanganan kasus kepada kepolisian agar dapat ditindak secepat mungkin oleh petugas.
Cucun menyatakan pihak DPR terus berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat terkait upaya pengejaran pelaku penyekapan ini. Ia meyakini aparat kepolisian akan segera melakukan langkah lanjutan untuk menangkap pelaku penyekapan tersebut secepatnya.
Terkait pendampingan korban, Cucun mengatakan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dan Kementerian PPPA akan terlibat dalam penanganan lanjutan. Komisi VIII juga akan turun ke Rancaekek untuk memastikan pemulihan korban melalui trauma healing yang diperlukan.
“Itu nanti PPA, kemudian juga Kementerian PPPA sudah tadi dengan Komisi VIII, kami akan turun juga di Jawa Barat. Di Kabupaten Bandung itu di Rancaekek, menemui sekaligus sampai kapan kembali lagi itu si korban bisa pulih, ada trauma healingnya,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....