USM Perkuat Layanan Mahasiswa Internasional dari Indonesia

  • 24 Jun 2026 13:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program Ayo Kuliah Malaysia memperkenalkan pilihan pendidikan tinggi Malaysia kepada pelajar Indonesia.
  • EMGS mendukung informasi, administrasi, dan layanan mahasiswa internasional.
  • Kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Program Ayo Kuliah Malaysia hadir untuk memperkenalkan berbagai pilihan pendidikan tinggi Malaysia kepada pelajar Indonesia. Program ini dijalankan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS).

Education Malaysia Global Services (EMGS) menjadi pintu utama informasi Pendidikan Tinggi Malaysia. Lembaga tersebut berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia.

EMGS tidak hanya mempromosikan kampus, tetapi juga mendukung proses administrasi mahasiswa internasional. Dukungan tersebut mencakup pengurusan dokumen hingga layanan kedatangan mahasiswa.

Direktur University Sustainability Office Universiti Sains Malaysia (USM), Normaliza Abdul Manaf mengatakan USM memiliki unit yang bagi mahasiswa asing. Unit tersebut membantu menangani kebutuhan dan proses masuk hingga pendampingan selama kuliah.

"Di universiti, kita ada satu office, kita panggil ‘Inter-sectoral office’, yang sememangnya, arrange kemasukan pelajar-pelajar. Dan mengambil berat tentang pelajar-pelajar di luar negara sekiranya ada masalah langsung pelajar-pelajar luar negara ini, kalau mau masuk melalui inter-sectoral office, itu dia tempatnya,” kata Normaliza dalam perbincangan bersama PRO3 RRI, Rabu, 24 Juni 2026.

Layanan tersebut dirancang untuk mempermudah proses adaptasi mahasiswa baru. Pendampingan juga diberikan ketika mahasiswa menghadapi kendala akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, dukungan kampus tidak hanya berfokus pada administrasi. Perhatian juga diberikan terhadap pengalaman belajar mahasiswa internasional.

"So pelajar-pelajar luar negara ini kalau nak masuk memang boleh. Jadi itu entertainment, itu tempatnya,” ujarnya.

Selain layanan mahasiswa, USM juga mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kerja sama dilakukan bersama pemerintah, industri, komunitas, dan organisasi masyarakat.

Ia menilai kolaborasi menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pendekatan tersebut juga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Jadi kita di USM memang ada kita sebut peringkatan. Whole of society partnership, kita memang ada kerjasama erat bersama kerajaan, industri, komuniti, NGO, dan juga rakan-rakan industri lain," katanya.

Kedekatan budaya dan bahasa turut menjadi keunggulan Malaysia bagi pelajar Indonesia. Faktor tersebut dinilai memudahkan proses penyesuaian selama menempuh pendidikan.

Melalui berbagai dukungan itu, kampus Malaysia berharap menarik lebih banyak mahasiswa Indonesia. Upaya tersebut juga memperkuat hubungan pendidikan antara kedua negara. (Sarah Maulida Ali)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....