USM dan UKM Masuk Jajaran Universitas Terbaik Dunia dalam THE Impact Ratings 2026

  • 24 Jun 2026 11:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Universiti Sains Malaysia (USM) meraih peringkat lima dunia THE Impact Ratings 2026 dan mempertahankan posisi pertama untuk SDG 17 berkat penguatan kemitraan global
  • Keberhasilan USM didukung kolaborasi erat dengan industri, komunitas, organisasi nonpemerintah, dan pemerintah yang berkontribusi pada penelitian, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat
  • Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menempati peringkat tujuh dunia setelah mengintegrasikan 17 agenda SDGs dalam operasional, penelitian, pengajaran, dan layanan universitas

RRI.CO.ID, Jakarta - Universiti Sains Malaysia (USM) berhasil menembus peringkat lima dunia ‘THE Impact Ratings 2026’ dan mempertahankan posisi satu SDG 17. Capaian tersebut menegaskan peran USM dalam membangun kemitraan global untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Direktur University Sustainability Office USM Normaliza Abdul Manaf mengatakan keberhasilan tersebut didukung komitmen kuat pengurusan tertinggi universitas. Dukungan itu memperkuat berbagai kolaborasi yang dijalankan bersama industri, komunitas, organisasi nonpemerintah, dan pemerintah.

“Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, hal ini merupakan dukungan yang kuat dari jajaran manajemen senior. Jadi, kerja sama dengan industri, kerja sama dengan masyarakat, kerja sama dengan NGO, serta dengan kerajaan,” ujarnya kepada RRI.CO.ID di Kantor RRI, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Normaliza, kemitraan tersebut berkontribusi terhadap penguatan penelitian, pendidikan, pengajaran, dan keterlibatan masyarakat. Berbagai kerja sama juga diarahkan untuk memastikan manfaat nyata dapat dirasakan oleh berbagai kelompok masyarakat.

Ia menjelaskan USM banyak menjalankan program kolaborasi yang membantu kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Program-program tersebut difokuskan untuk meningkatkan sumber pendapatan masyarakat melalui berbagai bentuk kerja sama.

Menurutnya, penilaian dampak SDGs mencakup keseluruhan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara seimbang. Karena itu, implementasi SDGs dinilai penting untuk memastikan ketiga elemen tersebut berjalan beriringan.

“Kalau kita memang melihat kepada SDG, maksudnya keseluruhan ekosistem itu sebenarnya kita sudah melihat dampak. Jadi, implementation of SDG itu penting, supaya memastikan ketiga-tiga elemen sosial, ekonomi, dan alam sekitar ini seimbang,” katanya.

Sementara itu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) meraih peringkat tujuh dunia dalam ‘THE Impact Ratings 2026’ berdasarkan kontribusinya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs. Capaian tersebut menempatkan UKM dalam kelompok satu persen universitas terbaik dunia dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Rektor UKM Khairul Nizam Abdul Maulud mengatakan keberhasilan tersebut didorong komitmen kuat pengelolaan universitas terhadap tujuh belas agenda SDGs Perserikatan Bangsa-Bangsa. Komitmen itu diterapkan dalam kegiatan operasional, penelitian, serta berbagai layanan yang dijalankan universitas.

Menurut Khairul, dukungan manajemen tertinggi menjadi faktor utama yang memungkinkan UKM mencapai posisi tersebut. Seluruh agenda pembangunan berkelanjutan diintegrasikan dalam pelaksanaan program akademik maupun kegiatan institusi lainnya.

“Disebabkan oleh komitmen pengurusan (manajemen) tertinggi UKM yang mana menyokong kepada 17 agenda United Nations, SDG. Yang mana kita guna pakai ataupun kita laksanakan di peringkat operasi dan juga penyelidikan, dan juga dalam layanan,” katanya kepada RRI.CO.ID di Kantor RRI, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Ia menjelaskan pencapaian UKM juga ditopang kualitas dosen dan tenaga pengajar yang dimiliki universitas. Para akademisi UKM terlibat dalam berbagai komite tingkat dunia, Asia, nasional, dan tingkat lokal.

Keterlibatan para dosen dalam berbagai forum tersebut membuat aktivitas dan kontribusi UKM mendapat pengakuan internasional. Pengakuan itu menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan reputasi universitas di tingkat global.

Dalam pemeringkatan yang sama, perguruan tinggi Malaysia menunjukkan kinerja kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Khairul menegaskan UKM menggabungkan penelitian dan pengajaran dengan kebutuhan industri serta masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan.

“Di UKM adalah kita menggabungkan penyelidikan kita ataupun pengajaran kita dengan komuniti dan juga industri. Bagaimana kajian-kajian ataupun pengajaran-pengajaran yang kami laksanakan tadi dapat membantu pihak industri dan juga masyarakat,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....