BMKG Ungkap Prakiraan Cuaca Jakarta, IQAir Bongkar Masalah Udara Ibu Kota
- 24 Jun 2026 11:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Warga Jakarta diprediksi menikmati cuaca yang relatif bersahabat pada hari ini, Rabu, 24 Juni 2026. Namun, di balik kondisi langit yang cerah berawan Jakarta, muncul persoalan terkait buruknya kualitas udara ibu kota.
- BMKG memprakirakan, sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan didominasi kondisi berawan sepanjang pagi hingga siang hari. Cuaca cerah berawan diprediksi hanya terjadi di Jakarta Barat pada pagi hari.
- Berdasarkan prakiraan BMKG, Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dalam kondisi berawan sejak pagi. Memasuki siang hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi masih diselimuti awan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Warga Jakarta diprediksi menikmati cuaca yang relatif bersahabat pada hari ini, Rabu, 24 Juni 2026. Namun, di balik kondisi langit yang cerah berawan Jakarta, muncul persoalan terkait buruknya kualitas udara ibu kota menurut data IQAir.
BMKG memprakirakan, sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan didominasi kondisi berawan sepanjang pagi hingga siang hari. Cuaca cerah berawan diprediksi hanya terjadi di Jakarta Barat pada pagi hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG, Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dalam kondisi berawan sejak pagi. Memasuki siang hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi masih diselimuti awan.
Potensi perubahan cuaca terjadi pada sore hari. BMKG memperkirakan hujan ringan berpeluang mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Sementara itu, Kepulauan Seribu diprediksi memiliki kondisi cuaca lebih cerah pada sore hari. Memasuki malam, cuaca Jakarta diperkirakan kembali membaik dengan kondisi cerah hingga cerah berawan.
BMKG mencatat suhu udara Jakarta hari ini berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara diperkirakan cukup tinggi, yakni antara 64 hingga 95 persen.
Meski kondisi cuaca tidak menunjukkan ancaman besar, masyarakat Jakarta tetap perlu memperhatikan kondisi lingkungan. Pasalnya, kualitas udara ibu kota justru menjadi perhatian utama pada pagi hari.
Berdasarkan data pemantauan kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, Jakarta tercatat berada di posisi pertama. Yakni, sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan udara bersih masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta. Cuaca yang terlihat bersahabat tidak selalu berarti kualitas udara berada dalam kondisi aman.
Masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan disarankan tetap memperhatikan informasi kualitas udara terkini. Terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang sensitif terhadap polusi udara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....