BMKG Tegaskan Tidak Pernah Pakai Istilah 'Godzilla' untuk El Nino
- 21 Jun 2026 17:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. BMKG menegaskan tidak pernah menggunakan istilah 'Godzilla' untuk menggambarkan fenomena El Nino.
- 2. Pusat El Nino di Samudera Pasifik bagian tengah dan tim
- 3. Dampak El Nino, musim kemarau di Indonesia lebih kering dan lebih lama
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak pernah menggunakan istilah 'Godzilla' untuk menggambarkan fenomena El Nino. Penegasan itu disampaikan Ketua Tim Kerja Prediksi Bulanan BMKG, Supari.
"Untuk memberikan gambaran tentang intensitas El Nino, BMKG selalu menggunakan istilah yang terstandar internasional yang mudah dipahami. Istilah Godzilla bukan merupakan istilah standar dan BMKG tidak pernah menggunakan istilah tersebut," kata Supari dalam keterangan tertulis yang diterima RRI.CO.ID, Minggu, 21 Juni 2026.
Ia menjelaskan El Nino merupakan fenomena atmosfer global yang disebabkan oleh memanasnya suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur. Jadi tidak benar jika ada informasi yang menyebut fenomena El Nino terjadi di wilayah Indonesia.
"El Nino bukan fenomena yang merambat atau bergerak menuju Indonesia, El Nino adalah fenomena penyimpangan perilaku Samudra Pasifik. Jadi El Nino terjadinya di Samudera Pasifik, oleh karena itu, tidak tepat mengatakan dengan kalimat bahwa El Nino terjadi di Indonesia," ujar Supari menerangkan.
Kendati pusat El Nino jauh namun Indonesia terkenda dampaknya. Supari mengatakan dampak dari El Nino, mengakibatkan musim kemarau di Indonesia menjadi kering dan lebih lama.
Berdasarkan pembaruan yang dirilis pada tanggal 12 Juni 2026, prediksi BMKG menunjukkan bahwa El Nino 2026 dapat mencapai intensitas moderate dengan peluang 100 persen. "Kemudian mencapai intensitas kuat dengan peluang 86 persen, El Nino menyebabkan kondisi cuaca di Indonesia menjadi lebih kering," katanya.
"Di wilayah Indonesia, El Nino memberikan dampak berupa makin berkurangnya jumlah curah hujan terutama umumnya pada periode Juni hingga November. El Nino 2026 saat ini telah aktif dan diprediksi akan berlangsung hingga awal 2027," kata Supari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....