Wamen ESDM Tinjau Jargas CNG Sleman, Target 160 Ribu Sambungan Rumah pada 2026
- 20 Jun 2026 13:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamen ESDM Yuliot meninjau implementasi jargas berbasis CNG di Sleman sebagai upaya memperluas akses energi bersih dan memperkuat ketahanan energi nasional
- Pemerintah menargetkan pembangunan 160 ribu sambungan rumah tangga jargas pada 2026 di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan melalui skema CNG
- Pemerintah menyiapkan peningkatan program jargas menjadi 1 juta sambungan rumah melalui pembiayaan APBN pada 2027 dan pelaksanaan pada 2028
RRI.CO.ID, Sleman - Wakil Menteri ESDM Yuliot meninjau implementasi jaringan gas (Jargas) bumi berbasis CNG di Kabupaten Sleman, Jumat, 19 Juni 2026. Peninjauan tersebut menjadi bagian komitmen pemerintah memperluas pemanfaatan energi bersih dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Yuliot menilai pengembangan jargas berbasis CNG di Sleman menunjukkan pemerataan akses energi dapat dipercepat. Menurutnya, wilayah yang belum terhubung jaringan pipa tetap dapat memperoleh pasokan gas bumi.
Inovasi Compressed Natural Gas Clustering (CNG) atau beyond pipeline memungkinkan distribusi gas bumi menjangkau wilayah. Skema tersebut menjadi solusi penyediaan energi yang lebih efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan.
Yuliot menjelaskan pemerintah menargetkan pembangunan 160 ribu sambungan rumah tangga jargas selama tahun 2026. Program tersebut akan dilaksanakan melalui percepatan proses pengadaan dan kajian kesiapan daerah sasaran.
"160.000 satuan rumah tangga ini ada di Pulau Jawa, ada di Sumatera, ada di Kalimantan. Dan juga tergantung dari kedekatan sumber gas untuk daerah yang bersangkutan, CNG, ya CNG semuanya," ujar Yuliot saat meninjau implementasi jaringan gas bumi berbasis CNG di Kabupaten Sleman, Jumat, 19 Juni 2026.
Di Kabupaten Sleman, layanan jargas berbasis CNG telah melayani 4.545 sambungan rumah tangga. Selain itu, layanan tersebut juga mencakup enam pelanggan kecil dan empat pelanggan komersial.
Infrastruktur pendukung jargas di Sleman mencakup jaringan distribusi gas sepanjang lebih dari 141 kilometer. Penyaluran gas bumi kepada pelanggan rata-rata mencapai sekitar 84 ribu meter kubik setiap bulan.
Pemanfaatan gas bumi di Sleman tidak hanya ditujukan bagi kebutuhan rumah tangga masyarakat. Pemerintah berencana memperluas layanan untuk mendukung UMKM, restoran, hotel, hingga fasilitas kesehatan.
"Tahun depan, dari pembiayaan APBN, justru kita akan tingkatkan totalnya menjadi 1 juta satuan sambungan rumah. Jadi ini juga lagi kita persiapkan untuk anggaran tahun 2027, untuk tahun 2028, itu sudah bisa untuk 1 juta satuan sambungan rumah terlaksana," kata Yuliot.
Pemerintah terus mempercepat pengembangan jargas guna meningkatkan pemanfaatan gas bumi dari sumber domestik. Saat ini pengelolaan jargas telah menjangkau sekitar 827 ribu sambungan rumah di berbagai daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....