Menpora: Presiden Prabowo Minta Olahragawan Disabilitas Diperhatikan

  • 20 Jun 2026 12:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto meminta olahragawan disabilitas untuk diperhatikan
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menyebut, Presiden Prabowo Subianto sangat perduli dengan olahragawan disabilitas
  • Menpora Erick Thohir mengatakan, Kemenpora akan memberikan sertifikasi kepada olahragawan disabilitas

RRI.COID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, mendukung untuk dikembangkannya olahragawan khusus bagi para atlet penyandang disabilitas. Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, Jumat, 19 Juni 2026.

Kepala Negara dikatakan Erick, ingin olaraga untuk atlet disabilitas tidak terlepas dari perhatian. Hal tersebut diungkapkan Menpora, menjadi fokus Presiden Prabowo saat menggelar pertemuan dengan dirinya.

Menpora menjelaskan, hal ini untuk pemerataan akses pengembangan olahraga hingga pada penyandang disabilitas. Sebab berdasarkan data terkini, dari total penyandang disabilitas di Indonesia, 11 persennya menggemari olahraga.

"Masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta, yang gemar berolahraga itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu, Bapak Presiden ingin mendorong para olahragawan disabilitas ini benar-benar diperhatikan," kata Erick usai pertemuan dengan Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Jawa Barat, Jumat, 19 Juni 2026.

Untuk itu ia menyatakan, bahwa Kemenpora akan menggencarkan sejumlah langkah dalam pengembangan olahraga disabilitas. Salah satunya yakni dengan menggencarkan sertifikasi bagi olahragawan disabilitas.

Ia menyebut bahwa dalam hal ini, olahragawan disabilitas akan dikembangkan talentanya, untuk mendapatkan sertifikasi. Hal ini diungkapkan Menpora, sebagai upaya untuk keberlanjutan olahragawan disabilitas di Indonesia.

"Nah salah satunya, kita punya yang saya sampaikan ke Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka (olahragawan disabilitas). Jadi, setelah jadi pelatih, mereka bisa melatih," ujar Menpora.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....