Presiden Prabowo Dorong Pembentukan Akademi Olahraga
- 20 Jun 2026 11:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto, mendukung pembentukan akademi olahraga
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyebut, akademi olahraga ini akan dilakukan secara terpusat
- Akademi Olahraga diungkapkan Menpora Erick Thohir, akan dilakukan dengan sistem berjenjang
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, mendorong pengembangan olahraga nasional melalui pembentukan akademi olahraga. Hal ini diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, usai menghadap Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa.
Pembinaan ini diungkapkan Menpora, akan terintegrasi dalam setiap jenjang pendidikan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Menpora menjelaskan, akademi olahraga ini sebagai sarana untuk pembinaan para atlet sejak usia dini. Terlebih lagi ia menuturkan bahwa hal ini akan dilakukan dengan system pemusatan pembinaan.
"Bapak Presiden juga mendorong, apalagi ada pemusatan yang namanya akademi olahraga nanti yang kita mulai dari SD, SMP, SMA. Jadi, siapa yang akan menjadi atlet ke depan, dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina," kata Erick, dalam konferensi persnya di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong KOneng, Jawa Barat, 19 Juni 2026.
Erick menilai bahwa hal ini menjadi Langkah strategis dalam menciptakan talenta-talenta nasional dalam berbagai cabang olahraga. Selain itu, akademi olahraga dengan sistem pemusatan ini diungkapkannya, dapat menjadi dasar dalam pengembangan bidang olahraga.
"Rencana pembangunan akademi olahraga, ini menjadi bagian fundamental dan sekalian juga proses (pengembangan olahraga)," ujarnya.
Menpora menyatakan, pembangunan akademi olahraga ini sebagai bentuk keseriusan Presiden Prabowo terhadap dunia olahraga Indonesia. Sebab akademi ini nantinya difokuskan untuk mempersiapkan atlet-atlet yang siap berlaga dalam kejuaraan berbagai cabang olahraga bergengsi dunia.
"Karena itu, persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade mesti benar-benar dilakukan," imbuh Menpora.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....