BGN Evaluasi Ribuan Dapur MBG, Standar Operasional Diperketat
- 19 Jun 2026 14:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN mengevaluasi ribuan dapur MBG (SPPG) selama masa libur sekolah untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar operasional yang ditetapkan.
- Dapur yang tidak memenuhi standar berpotensi dialihkan pelayanannya ke SPPG terdekat yang dinilai lebih berkualitas dan siap melayani penerima manfaat.
- Hasil evaluasi akan menjadi dasar penataan tata kelola program MBG, termasuk penyesuaian operasional dan peningkatan kualitas layanan ke depan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional akan memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengevaluasi dapur MBG. Evaluasi dilakukan terhadap ribuan SPPG yang sudah beroperasi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan tata kelola program. BGN ingin memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang ditetapkan.
“Banyak dapur yang kurang sesuai dengan standar. Itu nanti akan kami evaluasi semua,” kata Agustina Arumsari, selaku Jubir sekaligus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, pada Konferensi Pers terkait Libur Sekolah – Libur MBG di Gedung Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurutnya, beberapa dapur berpotensi dialihkan pelayanannya ke lokasi lain. Keputusan itu bergantung pada kondisi lapangan dan jumlah penerima manfaat.
“Kalau memang bisa dialihkan ke SPPG terdekat yang lebih berkualitas. Itu nanti akan kami lakukan,” ujarnya.
BGN saat ini masih melakukan pemeriksaan satu per satu. Proses tersebut dinilai cukup rumit karena jumlah dapur sangat banyak.
“Harus satu per satu dicek. Karena jumlahnya mencapai puluhan ribu dapur,” kata Agustina.
Ia menyoroti perubahan standar dapur pada periode sebelumnya. Perubahan itu dinilai memengaruhi kualitas fasilitas produksi makanan.
“Perubahan juknis membuat sebagian dapur tidak memenuhi standar. Itu yang sedang kami cermati,” ucapnya.
BGN memastikan evaluasi dilakukan secara bertahap dan berbasis data. Hasilnya akan menjadi dasar penataan operasional berikutnya. (Agnes Claudia Ohoira).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....