Penyaluran Disetop Sementara, BGN Audit Dapur MBG saat Libur Sekolah

  • 15 Jun 2026 21:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BGN akan menghentikan sementara penyaluran Program Makan Bergizi Gratis selama masa libur sekolah untuk melakukan audit seluruh dapur MBG.
  • Audit dilakukan sebagai bagian dari transformasi internal BGN yang mencakup pembenahan SDM, tata kelola, dan penguatan basis data.
  • BGN juga memfokuskan perbaikan pada validasi data penerima manfaat serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan pihaknya akan mengaudit seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan penghentian sementara penyaluran program selama kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung.

Arum mengatakan BGN saat ini tengah melakukan transformasi internal. Pembenahan dilakukan mulai dari sumber daya manusia, tata kelola, hingga penguatan data sebagai dasar penyusunan kebijakan.

“Internal kami di BGN pun akan melakukan transformasi ya. Dari mulai SDM-nya, tata kelolanya, data itu sangat penting, karena tidak mungkin kita membuat kebijakan tanpa data yang jelas,” ujar Arum saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Ia meminta masyarakat bersabar selama proses pembenahan berlangsung. Menurutnya, BGN telah menyusun target perbaikan dalam jangka pendek maupun beberapa bulan ke depan.

Momentum libur sekolah dimanfaatkan untuk melakukan audit terhadap seluruh dapur MBG. BGN berharap kondisi pelaksanaan program dapat lebih baik saat kegiatan sekolah kembali dimulai.

“Jadi mohon bersabar, tapi target kami memang tadi sudah kami sampaikan juga 1 bulan ini apa, lalu mungkin 3 bulan ke depan itu apa gitu. Tapi yang jelas, kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini, kami akan setop semua, kami akan audit semua dapur,” kata Arum.

Arum mengatakan pembenahan juga difokuskan pada perbaikan data penerima manfaat. Ia mengaku mengawal langsung kerja tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN dalam proses tersebut.

BGN juga mulai berkoordinasi dengan berbagai pihak yang memiliki data terkait. Menurutnya, dukungan kementerian dan lembaga diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....