Perbaikan Pelaksanaan Haji, Presiden Rapat 2,5 Jam untuk Evaluasi Haji 2026

  • 17 Jun 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat evaluasi haji 2026 selama 2,5 jam
  • Menseneg Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto berdiskusi dengan pihak terkait penyelenggaraan haji, untuk perbaikan pelaksanaan haji kedepannya

RRI.Co.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat, terkait evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026. Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkapkan, bahwa rapat tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam.

Rapat evaluasi ini berlangsug di kediaman pribadi Presiden Prabowo, di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Jawa Barat. Rapat evaluasi penyelenggaraan haji dihadiri langsung Menteri Haji dan Umroh (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf; Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak.

Rapat juga dihadiri Wakil Ketua DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengawas Haji, Cucun Ahmad Syamsyurijal. Selain itu, rapat evaluasi haji 2026 juga dihadiri Anggota Komisi VIII Abidin Fikri, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

"Hampir kurang lebih 2,5 jam, Bapak Presiden menerima, Wakil Ketua DPR Bapak Cucun selaku Ketua Tim Pengawas Haji Tahun 2026, beserta dengan pimpinan Komisi VIII yang salah satu mitranya adalah Kementerian Haji. Pertemuan berlangsung penuh dengan keakraban, penuh dengan diskusi untuk perbaikan pelaksanaan haji ke depan," katanya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, dari penyelenggaraan haji 2026 ini, pihaknya akan menyerahkan sejumlah catatan. Ia mnuturkan catatan tersebut akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk pelaksanaan haji yang lebih baik kedepannya.

Wamenhaj menyebut bahwa setidaknya terdapat 20 poin penting dalam catatan evaluasi penyelenggaraan haji yang akan diserahkan ke Presiden Prabowo. Hal ini diungkapkannya, sejalan dengan keinginan Kepala Negara, untuk menghadirkan pelayanan haji yang layak bagi masyarakat Indonesia.

"Ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden. Yang jelas Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam yaitu berhaji agar bisa berjalan dengan baik," ujar Wamenhaj.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....