Mensesneg: Presiden Terima Laporan Pelaksanaan Ibadah Haji 2026

  • 17 Jun 2026 16:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026
  • Wakil Menteri Haji dan Umroh (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, terdapat 20 poin laporan terkait pelaksanaan ibadah haji yang disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pihak, terkait pelaksanaan ibadah haji 2026. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

Ia menyebut bahwa pemanggilan ini, merupakan permintaan dari Komisi VIII DPR RI. Dimana dalam hal pertemuan Presiden Prabowo dengan pihak terkait, untuk melaporkan hasil temuan ibadah haji 2026.

"Beliau (Presiden Prabowo), memenuhi permohonan dari Komisi VIII, dan sekaligus dari tim pengawas haji, dan dari Kementerian Haji. Untuk melaporkan pelaksanaan haji kita tahun 2026 ini," kata Prasetyo kepada wartawan, di Padepokan Garuda Yaksa, Bohong Koneng, Jawa Barat, Rabu, 17 Juni 2026.

Sebelumnya, hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umroh (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan sejumlah laporan terkait pelaksanaan ibadah haji 2026.

Setidaknya Dahnil menuturkan, sebanyak 20 poin yang akan dijadikan bahan laporannya kepada Presiden Prabowo. Laporan tersebut nantinya akan dijadikan bahan perbaikan pelaksanaan ibadah haji kedepannya.

"Banyak banyak. Jadi, beberapa ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden," ujar Dahnil.

Lebih lanjut, Wamenhaj Dahnil menyebut bahwa laporan perbaikan pelaksanaan ibadah haji ini, sesuai arahan Presiden Prabowo. Ia mengatakan bahwa Kepala Negara menginginkan adanya pelaksanaan ibadah haji yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Yang jelas Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam yaitu berhaji agar bisa berjalan dengan baik. Catatan Pak Presiden adalah mimpi sebagian besar umat Islam itu harus dilaksanakan," imbuh Wamenhaj.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....