STIK Wisuda 289 Lulusan, Siapkan Pemimpin Polri Masa Depan

  • 17 Jun 2026 16:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • STIK Lemdiklat Polri mewisuda 289 lulusan program S1, S2, dan doktor.
  • Wisuda dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-80 STIK Lemdiklat Polri.
  • Polri mengkaji pengembangan Universitas Kepolisian untuk menjawab tantangan masa depan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri mewisuda 289 lulusan program sarjana, magister, dan doktor. Wisuda tersebut dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-80 STIK Lemdiklat Polri di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak mengatakan pendidikan menjadi kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

"Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kemampuan pengetahuan seluruh personel SDM Polri. Mereka diharapkan mampu memahami dan melaksanakan tugas melalui pendekatan keilmuan," ujarnya saat wisuda di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Sebanyak 289 wisudawan berasal dari program sarjana, magister, dan doktor ilmu kepolisian. Para lulusan diharapkan mampu memperkuat profesionalisme dan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Menurut Komjen Pol. Panca, peningkatan kualitas pendidikan sejalan dengan reformasi Polri yang terus berjalan. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari arahan Kapolri dalam membangun SDM unggul.

Selain itu, STIK Lemdiklat Polri didorong terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Salah satu langkah yang sedang dikaji adalah pengembangan Universitas Kepolisian.

"Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus terus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian. Pengembangan itu diharapkan dapat mengakomodasi seluruh elemen masyarakat," katanya.

Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Eko Rudi Sudarto menegaskan pihaknya terus meningkatkan kualitas pendidikan. Penguatan etika, logika, dan rasa menjadi fokus dalam pembentukan perwira Polri.

"Polisi harus pintar. Kami terus berbenah agar STIK menjadi bagian penting mencetak kader Polri bermartabat," ujarnya.

Sementara itu, Guru Besar STIK Lemdiklat Polri Prof. Hermawan Sulistyo menilai pendidikan tinggi akan memperkuat kualitas kepemimpinan Polri. Menurutnya, lulusan yang semakin terdidik akan lebih memahami kebutuhan masyarakat.

"Semakin cerdas, semakin tinggi, semakin pintar. Semakin memiliki empati kepada publik," ujarnya.

Melalui penguatan pendidikan tinggi kepolisian, Polri berharap melahirkan pemimpin yang profesional dan humanis. Lulusan STIK juga diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....