Direktur PNJ Nilai Industri MICE Berperan Strategis Perkuat Ekonomi Kreatif

  • 17 Jun 2026 14:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PNJ menilai industri MICE berperan penting dalam mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.
  • Pengembangan infrastruktur dan regulasi dinilai menjadi kunci penguatan industri MICE.
  • PNJ siap mendukung kebijakan pemerintah melalui riset dan kajian industri MICE.

RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Syamsurizal, menilai industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) berperan strategis mendukung pertumbuhan pariwisata nasional. Menurutnya, sektor tersebut juga menjadi penggerak penting ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Kehadiran agenda MICE dinilai mampu membuka peluang usaha lebih luas bagi pelaku UMKM dan industri kreatif. Selain meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, sektor ini juga memperkuat daya saing destinasi Indonesia di tingkat global.

Syamsurizal mengatakan kegiatan MICE membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif untuk memperkenalkan produk dan jasa mereka kepada pasar yang lebih besar. Kehadiran pameran, konferensi, dan pertemuan internasional dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor.

“Industri MICE adalah salah satu industri di Indonesia yang mendukung sektor pariwisata, pameran, konferensi, dan insentif. Tentu sektor ini juga menguatkan ekonomi usaha kecil dan industri kreatif,” ujarnya saat menghadiri The 9th Indonesia MICE Conference and Exhibition (INAMICE) 2026 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juni 2026.

Meski demikian, ia menilai pengembangan industri MICE masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah kebutuhan peningkatan infrastruktur pendukung agar Jakarta semakin siap menjadi kota tujuan kegiatan internasional.

Menurut Syamsurizal, fasilitas seperti hotel, pusat pameran, dan sistem transportasi yang terintegrasi menjadi faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan MICE. Selain itu, dukungan regulasi dan kebijakan pemerintah juga perlu terus diperkuat.

Ia menambahkan, PNJ berkomitmen mendukung pengembangan industri MICE melalui kajian akademik dan riset yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah. Data dan hasil penelitian tersebut diharapkan dapat membantu penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Melalui INAMICE 2026, Politeknik Negeri Jakarta juga mendukung Kementerian Pariwisata dalam pengambilan keputusan kebijakan. Tentunya berdasarkan data dan pengalaman serta kajian industri MICE yang kami berikan kepada mereka,” kata Syamsurizal.

Ia berharap sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan kegiatan MICE di tingkat global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....